@thesis{thesis, author={LA ODE HUSRAN N1A1 14 100}, title ={NYANYIAN RAKYAT AMBUE-BUE DAN NABHALAMO NAMANDEMO SEBAGAI PENGANTAR TIDUR ANAK PADA ETNIK MUNA DI DESA GUALI KECAMATAN KUSAMBI KABUPATEN MUNA BARAT}, year={2019}, url={http://repo.uho.ac.id/475/}, abstract={ABSTRAK Tulisan ini merupakan hasil penelitian tentang Nyanyian Rakyat Ambue-Bue dan Nabhalamo-Namandemo Pada Etnik Muna di Desa Guali, Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan komunikasi yang semakin pesat mengakibatkan pergesekan kebudayaan tradisional dengan kebudayaan modern. Budaya tradisional seperti nyanyian rakyat kini mulai terkikis bahkan ada beberapa yang nyaris tidak terlihat lagi keberadaannya karena tidak mampu bersaing dengan budaya modern. Budaya modern tidak hanya mempengaruhi sikap dan perilaku manusia, akan tetapi pengaruhnya sampai pada pola pikir dan bahkan sampai mempengaruhi pandangan hidup. Meskipun demikian kondisi dalam masyarakat, etnik Muna di Desa Guali masih banyak yang mempertahankan nyanyian tradisional sebagai pengantar tidur anak. Tulisan ini fokus pada dua permasalahan pokok yakni nilai-nilai apa yang terdapat dalam nyanyian rakyat ambue-bue dan nabhalamo namandemo pada etnik Muna di Desa guali?, apa fungsi nyanyian rakyat ambue-bue dan nabhalamo namandemo pada etnik Muna di Desa guali?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai dan fungsi nyanyian rakyat ambue-bue dan nabhalamo namandemu pada etnik Muna di Desa Guali. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pengamatan biasa dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa nilai yang terkandung dalam nyanyian rakyat ambue-bue dan nabhalamo namandemo pada etnik Muna di Desa Guali yakni; nilai religius, nilai pendidikan, nilai kesabaran dan keikhlasan, nilai moral serta nilai etika. Nyanyian rakyat ambue-bue dan nabhalamo namandemo pada etnik Muna di Desa Guali memiliki fungsi sebagai, pengantar tidur anak, pelipur lara, ungkapan kasih sayang, sebagai do’a dan harapan, serta fungsi keyakinan terhadap Tuhan. Kata kunci: nyanyian rakyat, ambue-bue, nabhalamo namademo, dan etnik Muna.} }