@thesis{thesis, author={FIQHI WULANDARI C1C313012}, title ={ANALISIS BENTUK DAN RAGAM HIAS PADA MAKAM RAJA TANETE DI KECAMATAN TANETE RILAU KABUPATEN BARRU PROVINSI SULAWESI SELATAN}, year={2019}, url={http://repo.uho.ac.id/600/}, abstract={ABSTRAK Analisis Bentuk dan Ragam Hias Pada Makam Raja Petta Pallase-lase’e dan Makam Datu We Tenri Olle, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan” (Fiqhi Wulandari, Dibimbing oleh Dr. Syahrun, S. Pd., M. Si, dan Sandy Suseno, S. S., M. A) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan ragam hias pada Makam Raja Petta Pallase-lase’e dan Makam Datu We Tenri Olle, dan untuk mengetahui unsur budaya yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis yang terdiri dari beberapa tahap yaitu studi pustaka berupa buku-buku, jurnal, skripsi, tesis, artikel dan ditambah dengan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bentuk Makam Raja Petta Pallase-lase’e yaitu punden berundak dan bentuk Makam Datu We Tenri Olle yaitu kubah. Kedua makam mempunyai jirat, nisan, dan cungkup. Bentuk jirat terdiri dari bentuk jirat punden berundak dan bentuk jirat monolit. Bentuk-bentuk nisan terdiri dari bentuk pipih, dan balok. Dan bentuk cungkup terdiri atas bentuk cungkup punden berundak, dan bentuk kubah. Ragam hias hanya terdapat pada Makam Datu We Tenri Olle yaitu ragam hias arsitektural, dan dekoratif bermotif geometris, flora, dan inskripsi tulisan Aksara Arab, Lontara, dan Latin. Berdasarkan bentuk dan ragam hias pada kedua makam dapat disimpulkan bahwa makam tersebut mendapat pengaruh unsur budaya Megalitik, budaya lokal, budaya Hindu-Buddha, budaya Islam, dan budaya kolonial yang berkembang di wilayah Tanete. Kata Kunci: Makam, bentuk dan ragam hias, unsur budaya, makam raja} }