@thesis{thesis, author={UMI KALSUM F1D1 15 083}, title ={UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KETEPENG CINA (Senna alata L. Roxb.) SEBAGAI BIOHERBISIDA TERHADAP PERTUMBUHAN GULMA RUMPUT BELULANG (Eleusine indica L. Gaertn.), BAYAM DURI (Amaranthus spinosus L.) DAN RUMPUT PENDUL (Kyllinga monochepala Rottb.)}, year={2019}, url={http://repo.uho.ac.id/667/}, abstract={Uji Efektivitas Ekstrak Daun Ketepeng Cina (Senna alata L. Roxb.) sebagai Bioherbisida terhadap Pertumbuhan Gulma Rumput Belulang (Eleusine indica L. Gaertn.), Bayam duri (Amaranthus spinosus L.) dan Rumput Pendul (Kyllinga monochepala Rottb.) Oleh Umi Kalsum F1D1 15 083 Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan bioherbisida ekstrak daun ketepeng cina (Senna alata L.) dalam menghambat pertumbuhan gulma rumput belulang (Eleusine indica L.), bayam duri (Amaranthus spinosus L.), dan rumput pendul (Kyllinga monochepala), untuk mengetahui banyaknya konsentrasi ekstrak daun ketepeng cina (Senna alata L.) yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan ketiga jenis gulma, dan untuk mengetahui fitotoksisitas ekstrak daun ketepeng cina (Senna alata L.) terhadap pertumbuhan ketiga jenis gulma. Penelitian ini merupakan eksperimental yang disusun berdasarkan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 36 unit perlakuan yaitu 9 kontrol dan 27 perlakuan pemberian ekstrak dengan konsentrasi 50%, 75% dan 100% masing-masing 3 kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi jumlah kematian daun, tinggi tanaman, jumlah kematian individu gulma dan persentase fitotoksisitas. Data dianalisis menggunakan uji ANAVA satu arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian ekstrak daun ketepeng cina berpengaruh signifikan terhadap seluruh parameter pertumbuhan. Gulma yang paling cepat menunjukkan respon terhadap pemberian bioherbisida ekstrak daun ketepeng cina yaitu gulma rumput belulang yakni pada hari ke-8, setelah itu diikuti gulma rumput pendul dan gulma bayam duri. Semua konsentrasi ekstrak daun ketepeng cina sudah mampu menghambat pertumbuhan semua jenis gulma, namun yang paling sensitif dalam memberikan pengaruh yakni konsentrasi 100%. Semua konsentrasi ekstrak daun ketepeng cina (Senna alata L.) mampu meningkatkan fitotoksisitas pada ketiga jenis gulma hingga taraf >50%. Hal ini membuktikan bahwa ekstrak daun ketepeng cina (Senna alata L.) efektif dalam menghambat pertumbuhan semua jenis gulma. Kata Kunci : Efektif, Ketepeng cina (Senna alata L.), Bioherbisida, Pertumbuhan, Fitotoksisitas, Rumput belulang (Eleusine indica L.), Bayam duri (Amaranthus spinosus L.), Rumput pendul (Kyllinga monochepala)} }