@thesis{thesis, author={Lambei Lisa Marina}, title ={PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR ATLETIK NOMOR TOLAK DITINJAU DARI KEKUATAN OTOT LENGAN}, year={2021}, url={http://repo.undiksha.ac.id/7842/}, abstract={ABSTRAK Marina, Lisa. (2020). “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif terhadap Hasil Belajar Atletik Nomor Tolak Ditinjau dari Kekuatan Otot Lengan”. Tesis. Pendidikan Olahraga, Program Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha. Kata Kunci: Tolak peluru, Kooperatif, dan Otot lengan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan hasil belajar tolak peluru gaya O’Brien antara kelompok peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif TGT dan kelompok peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran Jigsaw. (2) Pengaruh interaktif antara model pembelajaran kooperatif dan kekuatan otot lengan terhadap hasil belajar tolak peluru gaya O’Brien. (3) Perbedaan hasil belajar tolak peluru gaya O’Brien antara kelompok peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif TGT dan kelompok peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran Jigsaw pada peserta didik yang memiliki kekuatan otot lengan kuat. (4) Perbedaan hasil belajar tolak peluru gaya O’Brien antara kelompok peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif TGT dan kelompok peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran Jigsaw pada peserta didik yang memiliki kekuatan otot lengan lemah. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2019/2020, yang terdiri dari 13 kelas yang berjumlah 465 orang, penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan treatment by level 2 X 2. Sampel penelitan ini diambil dengan teknik group random sampling. Teknik analisis data menggunakan anava 2 jalur pada taraf signifikansi α =0,05. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Hasil Belajar tolak peluru gaya O’Brien Peserta Didik Yang Mengikuti Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Lebih Tinggi Daripada Peserta Didik Yang Mengikuti Model Pembelajaran Kooperatif TGT, 2) Terdapat Interaksi antara Model Pembelajaran dan Kekuatan Otot Lengan terhadap Hasil Belajar Peserta didik, 3) Hasil Belajar Peserta Didik Yang Mengikuti Model Pembelajaran Kooperatif TGT Dan Mengikuti Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dengan Kekuatan Otot Lengan Kuat, dan 4) Hasil Belajar Peserta Didik Yang Mengikuti Model Pembelajaran Kooperatif TGT Dan Mengikuti Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dengan Kekuatan Otot Lengan Lemah.} }