A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessionimd1fc964q44t6nsi8q2ortslvs1l75o): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={ },
title ={Perlindungan Hukum terhadap Anak Yang Lahir dari
Perkawinan di Bawah Tangan (Studi Komparatif antara
Hukum Islam dan Hukum Nasional)},
year={2017},
url={http://repositori.uin-alauddin.ac.id/1011/},
abstract={Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mendeskripsikan dan menganalisis
kedudukan tentang anak yang lahir dari perkawinan di bawah tangan menurut
hukum Islam dan hukum Nasional 2) pertanggung jawaban ketika anak yang lahir
dari perkawinan di bawah tangan menurut hukum Islam dan hukum Nasional 3)
persamaan dan perbedaan perkawinan perkawinan di bawah tangan menurut
hukum Islam dan hukum Nasional.
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif (Hukum Positif)
dan pendekatan teologi normatif (Hukum Islam). penelitian ini tergolong Liblary
Research, data dikumpulkan dengan identifikasi yaitu mengelompokkan data atau
mencari bahan-bahan kepustakaan yang sesuai dengan judul penelitian. Setelah
mengadakan pembahasan tentang Perlindungan Hukum Terhadap Anak Yang
Lahir Dari Perkawinan Di Bawah Tangan (Studi Komparatif antara Hukum
Islam dan Hukum Nasional).
Realitas di masyarakat justru perkawinan di bawah tangan justru dianggap
sebagai suatu hal yang biasa, dengan alasan bahwa yang penting adalah kedua
mempelai melakukan perkawinan atas dasar suka sama suka. Hal itu membuat
anak yang lahir dari perkawinan di bawah tangan dilindungi oleh negara hal itu
diatur dalam Undang-undang RI No 23 tahun 2002 pasal 1 tentang perlindungan
anak sedangkan dalam hukum Islam seorang anak dapat dikatakan sah apabila
memiliki nasab dengan ayahnya jika terlahir dari perkawinan yang sah, hal ini
membuat anak dapat disebut anak yang sah.
Adapun Implikasi penelitian adalah anak berhak atas kelangsungan hidup,
tumbuh, dan berkembang, berpartisipasi serta berhak atas perlindungan dari tindak
kekerasan dan diskriminasi serta hak sipil dan kebebasan. Oleh karena itu orang tua
yang melakukan perkawinan di bawah tangan berhak mempertanggung jawabkan
dan memelihara anak- anaknya sebagai amanah dari Allah Swt sehingga anak itu
tumbuh menjadi dewasa.}
}