A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={ }, title ={Tinjauan Hukum Islam terhadap Adat Istiadat Perkawinan di Kecamatan Kahu Kabupaten Bone}, year={2017}, url={http://repositori.uin-alauddin.ac.id/1378/}, abstract={Skripsi ini membahas bagaimana Tinjauan Hukum Islam Terhadap Adat Istiadat Perkawinan di Kecamatan Kahu Kabupaten Bone, tidak dapat dipastikan bahwa prosesi perkawinan di Indonesia sangat erat kaitannya dengan Budaya atau Adat masing-masing yang berlaku diseluruh desa pada umunya dan di daerah Kecamatan Kahu Kabupaten Bone pada khususnya Desa Biru, dimana prosesi perkawinan Adat ini perlu perlu diketahuhi dari segi Hukum Islam. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah bagaimana konsep perkawinan menurut hukum Islam, bagaimana pelaksanaan adat istiadat perkawinan pada masyarakat Kahu Kabupaten Bone, bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap adat istiadat perkawinan masyarakat Kahu Kabupaten Bone. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian yang dilakukan langsung terjun ke lapangan guna memperoleh data yang lengkap dan valid mengenai Adat Perkawinan Kecamatan kahu yang dilaksanakan di Desa Biru Kecamatan Kahu Kabupaten Bone. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah yuridis syar’ih yakni mengkaji data yang ada di Desa Biru kemudian dianalisis berdasarkan prinsip hukum Islam. dan teknik pengumpulan datanya adalah interview. Interview ini dilakukan untuk mendapatkan informasi dengan cara mewawancarai para informan, wawancara dilakukan dengan pemerintah setempat, pemangku Adat, serta masyarakat yang melakukan Adat istiadat Perkawinan. Namun setelah diadakan penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa prosesi Adat perkawinan Desa Biru sedikit cenderung bertentangan dengan ajaran Islam, Yaitu acara Mappaleppe’ dan Cemme-cemme’ yang pelaksanaannya pasca perkawinan. tetapi bukan berarti perkawinan yang dilakukan tidak sah menurut Hukum Islam hanya saja masyarakat Desa Biru salah memaknai dalam beberapa proses pelaksanan adat tersebut. Implikasi Penelitian dalam skripsi ini adalah melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat setempat terutama kepala adat, petinggi adat, maupun pemerintah, Pendekatan Sya’ri yaitu melakukan dakwah Islamiyah tentang adat tersebut sedikit demi sedikit, Pendekatan Sosiologis yaitu melakukan pendekatan kepada golongan muda maupun anak-anak tentang kedua adat tersebut yang bertentangan dengan Hukum Islam.} }