A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={ }, title ={Hubungan Fungsi Pengorganisasian Kepala Ruangan dengan Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa Tahun 2010}, year={2010}, url={http://repositori.uin-alauddin.ac.id/3617/}, abstract={Fungsi pengorganisasian adalah fungsi manajemen yang kedua dari fungsi manajemen yang merupakan fungsi penting dalam menjalankan perencanaan yang telah dibuat oleh seorang pemimpin yang ada di Rumah Sakit. Kinerja menjadi masalah yang penting, karena besar manfaatnya bagi kepentingan individu, rumah sakit dan masyarakat. Untuk itu apakah dengan meningkatnya penerapan fungsi pengorganisasian kepala ruangan dalam hal ini meliputi pembagian kerja, pendelegasian tugas, koordinasi dan manajemen waktu dapat meningkatkan kinerja perawat ataukah sebaliknya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan fungsi pengorganisasian kepala ruangan dengan kinerja perawat pelaksana di ruang rawat inap RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah Crossectional study dan populasinya adalah seluruh populasi perawat di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa dan sampel yang diambil adalah perawat yang bertugas di setiap ruang rawat inap dan terdaftar sebagai pegawai di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa yang memenuhi kriteria inklusi dengan menggunakan tekhnik purposive sampling. Dari hasil uji Regresi linear dengan taraf signifikansi α=0,05 dapat disimpulkan bahwa faktor pembagian kerja, pendelegasian tugas, koordinasi dan manajemen waktu mempunyai hubungan dengan kinerja perawat pelaksana di ruang rawat inap RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Berdasarkan dari hasil analisis regrasi linear barganda dapat diketahui bahwa variabel koordinasi merupakan faktor yang paling mempengaruhi kinerja perawat. Hal ini terbukti dari hasil analisis data yang memperoleh nilai untuk variabel koordinasi (p=0,002). Hal ini manunjukkan bahwa jika koordinasi ditingkatkan, maka dapat dipastikan bahwa kinerja perawat akan maningkat.} }