A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={ }, title ={Persepsi dan Minat Masyarakat terhadap Madrasah di Namlea Kabupaten Buru Provinsi Maluku}, year={2012}, url={http://repositori.uin-alauddin.ac.id/6119/}, abstract={Hasil penelitian menunjukkan: Pertama gambaran persepsi sebagian besar masyarakat terhadap madrasah di Namlea cukup positif. Madrasah dianggap sebagai sebuah lembaga pendidikan representasi untuk membina peserta didik. Hal itu dikarenakan madrasah mampu membimbing peserta didik baik pada aspek intelektual maupun spiritual. Kedua begitu pula minat sebagian masyarakat di kabupaten Buru dalam memasukkan anaknya di madrasah cukup besar. Namun demikian, tidak semua madrasah di Kabupaten Buru diminati oleh masyarakat, hal ini terungkap bahwa hanya sebagian madrasah yang berkembang cukup diminati oleh masyarakat seperti MIS Namlea, MIN Waekasar, MTs dan MA Al-Hilal di Namlea. Hal ini disebabkan madrasah yang secara performance (memiliki gedung sekolah, baju seragam (uniform) peserta didik, sarana dan prasarana penunjang pembelajaran dan penunjang minat siswa) cukup baik dan mampu tampil layaknya seperti sekolah-sekolah umum yang menekankan pada kurikulum mata pelajaran umum seperti SD, SMP, dan SMA yang diminati oleh masyarakat. Begitu pula dalam hal proses pembelajaran, madrasah yang diminati adalah madrasah yang telah mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dengan iklim sekolah yang menunjang kelancaran proses pembelajaran. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa latar belakang ekonomi, jarak lokasi madrasah dengan sekolah, serta latar belakang pendidikan orang tua turut memengaruhi minat masyarakat dalam memasukkan anaknya di madrasah. Walapun demikian hanya sedikit dari masyarakat yang menjadikan hal tersebut sebagai pertimbangan. Ketiga, Faktor pendukung persepsi dan minat masyarakat terhadap madrasah ternyata di madrasah terdapat semangat religius dan penanam akhlak mulia cukup bagus jika dibanding dengan sekolah umum hal ini berdampak pada animo orang tua peserta didik dan atensi masyarakat terhadap madrasah ketika penerimaan siswa baru. Keempat untuk mengatasi faktor penghambat persepsi dan minat masyarakat terhadap madrasah dapat dilakukan dengan tiga cara, pertama menjaga hubungan baik dengan peserta didik, orang tuasiswa maupun tokoh masyarakat melalui silaturahmi, komunikasi dan interaksi akan berdampak pada perubahan sikap dan persepsi masyarakat memasukkan anaknya pada jenjang pendidikan di madrasah.} }