A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={ }, title ={Pengelolaan Zakat dalam Lontaraq Suqkuna Wajo Perspektif Hukum Islam}, year={2017}, url={http://repositori.uin-alauddin.ac.id/7646/}, abstract={Disertasi ini membahas tentang pengelolaan zakat dalam Lontaraq Suqkuna Wajo dengan fokus pada naskah yang berkaitan dengan pengelolaan zakat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu library research dengan sumber data primer naskah Lontaraq Suqkuna Wajo, serta menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif pendekatan normatif yuridis dan sejarah intelektual. Berdasarkan hasil penelitian, reformulasi pengelolaan zakat dalam Lontaraq Suqkuna Wajo dapat dipetakan dalam lima bentuk yaitu sentralisasi dan desentralisasi pengelolaan zakat pada bagian ini pengelolaan zakat dalam lontaraq menganut dua sistem yaitu sentralisasi sebagai bentuk kewenangan kerajaan sebagai fungsi kontrol dan pengawasan dalam pelaksanaan zakat juga sebagai regulator dan fasilitator dalam pembentukan pranata pengelolaan zakat, sedangkan desentralisasi disini dimungkinkan pada daerah yang telah disetujui oleh kerajaan untuk mengurus dan mengelola sendiri harta zakat tersebut. Selanjutnya akreditasi dan sertifikasi lembaga dan amil zakat, dalam lontaraq sangat selektif dalam menempatkan amil zakat dalam suatu daerah juga keberadaan pranata zakat tidak luput dari persyaratan yang sangat ketat. Bagian selanjutnya adalah optimalisasi peran amil dalam pemberdayaan zakat, amil dituntut untuk pro aktif dalam mengelola zakat dan memberdayakan potensi zakat. Berikutnya pengembangan ekonomi berbasis zakat, dalam lontaraq disebutkan bahwa dengan adanya ekonomi yang kuat otomatis segala persoalan keumatan yang ada dapat terselesaikan dan zakat bisa dijadikan sebagai solusi jika dikelola dengan baik dan transparan, yang terakhir adalah pengawasan dan sanksi dalam pengelolaan zakat. Pengawasan tersebut sangat diperlukan untuk menjadikan pengelola zakat tetap dalam koridor yang benar serta bekerja sebaik mungkin sesuai prosedur yang telah ditetapkan bersama, sedangkan sanksi mutlak dijatuhkan pada pengelola zakat yang tidak amanah dan kafabel dalam tugasnya. Penelitian ini berimplikasi pada terciptanya pengelolaan zakat yang sesuai dengan kearifan lokal berlandaskan pada hukum nasional berorientasi pada nilai-nilai dasar hukum Islam yang bersifat universal.} }