A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={ }, title ={Rivalitas Politik yang Berkelanjutan Pra dan Pasca Pilkades di Desa Ta’cipong Kecamatan Amali Kabupaten Bone Tahun 2016}, year={2018}, url={http://repositori.uin-alauddin.ac.id/9097/}, abstract={Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemunculan rivalitas politik ini tidak hanya berdampak dari perebutan kursi kepala desa saja akan tetapi juga ada hal pribadi sehingga rivalitas ini berkelanjutan disatu sisi kedua pihak ini adalah keluarga dekat dimana pihak lawannya ini tidak terima kata kalah dalam pemilihan ini sehingga dalam Desa Ta’cipong terbentuk dua kepala Desa yang tetap bersaing dan menurut penelitian ini perkembangan rivalitas politik ini sangatlah parah dilihat dari kejadian dalam kegiatan sehari-hari dengan mengadakan pesta yang tanpa izin kepala Desa yang mengganggu kenyamanan sebagian masyarakat dan menghilangkan kebiasaan-kebiasaan masyarakat Ta’cipong seperti pesta rakyat, persatuan dalam hal apapun tidak lagi terlihat. Pembangunan di Desa Ta’cipong sudah diakui oleh kabupaten Bone dari prestasi-prestasi yang diraih dan mengadakan struktur desa juga pembangunan selokan yang dilakukan oleh warga Ta’cipong dibandingkan dengan Desa-desa lainnya, Melihat perkembangannya desa Ta’cipong diakui oleh bupati Bone dari 14 desa hanya desa Ta’cipong yang berkembang dan membangun, begitu juga dengan program-progra kerja bekerja dengan baik yang masih dipertahankan. Dalam hal ini menurut penulis walaupun adanya rivalitas politik yang terjadi proses pembangunan bukanlah hal yang menjadi halangan untuk membangun dikarenakan kepala desa tidak memaksakan diri diharuskan untuk bekerjasama dalam membangun desa ini tapi dengan bekerjasama hasilnya akan dinikmati bersama-sama. Walaupun pembangunannya berkembang akan tetapi Kepala Desa tidak dapat menyatukan kembali masyarakat.} }