@thesis{thesis, author={ANDI ANDI and Marisa Elsera and Nanik Rahmawati}, title ={Gaya Pergaulan Remaja di Kelurahan Tanjung Unggat Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang}, year={2020}, url={http://repositori.umrah.ac.id/1382/}, abstract={Berdasarkan informan oleh Ustadz Jaya dari tahun 1987 masyarakat kelurahan Tanjung Unggat dikenal dengan simbol titik merah atau dicap sebagai besarnya perilaku menyimpang dan permasalahan kriminalitas, baik itu pada anak Remaja maupun orang dewasa hingga sekarang ini, seperti kasus pembunuhan yang terjadi pada tahun 2018 korban warga Tanjung Unggat yang di tusuk dengan besi saat bergoncengan di atas motor. Pertikaian antara pelaku dan korban yang sudah di pengaruhi oleh alkohol dan minuman keras, serta kasus dugaan penculikan anak 9 tahun yang terjadi di Gang 45 seorang siswi sekolah dasar (SD) MIS Raudhatul Musallim. Pada penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian Deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diambil kesimpulan bahwa Gaya Pergaulan Remaja Di Kelurahan Tanjung Unggat Kecamatan Bukit Bestari adalah mereka nongkrong di gang-gang di kelurahan tanjung unggat khususnya di Gang 45 dan Gang Komplek. Para remaja menghabiskan waktunya untuk berkumpul, bermain gitar, kemudian minum-minuman keras. Hal ini masih terjadi di lingkungan masyarakat, dikarenakan beberapa hal yang dapat diuraikan sebagai berikut tidak ada yang mengatur tentang pergaulan remaja di Tanjung Unggat, baik dari keluarga maupun dari lingkungan. Masyarakat dan orang tua seolah-olah menganggap hal ini biasa, karena dibiasakan tersebut maka pergaulan remaja di Tanjung Unggat akan tetap ada dari dulu hingga kini. Tidak hanya itu sanksi bagi pergaulan remaja di Kelurahan Tanjung Unggat belum ada. Mereka masih bebas untuk sekedar nongkrong di gang-gang di Kelurahan Tanjung Unggat dengan catatan tidak boleh membuat keributan dan kriminal. Kata Kunci : Gaya Pergaulan, Remaja, Kriminalitas} }