@thesis{thesis, author={Restu Al- khariti and Sapta Nugraha and Tonny Suhendra}, title ={PENERAPAN HIGH POWER LED (HPL) SEBAGAI PENARIK DATANGNYA IKAN BERBASIS MIKROKONTROLER}, year={2020}, url={http://repositori.umrah.ac.id/1604/}, abstract={Kelong adalah rumah berbentuk segi empat yang terbuat dari bahan dasarnya adalah kayu gelondongan berbagai ukuran yang diikat persegi empat dan di bawahnya diberi drum-drum untuk mengapung. Berdasarkan hasil pantauan pada nelayan di Pulau Bintan, ikan berkumpul pada jarak tangkap nelayan menggunakan lampu berwarna putih dengan daya sebesar 2000 watt yang dibagi terpisah pada empat buah lampu berdaya masing-masing sebesar 500 watt. Saat ini nelayan memilih menggunakan jenis lampu CFL (compact fluorescent lamp) untuk menarik perhatian ikan dan karena jenis lampu ini memiliki harga yang terjangkau. Pada penerapannya digunakan jenis lampu high power LED dengan dua warna yaitu putih dan hijau, masing ? masing dikontrol berdasarkan parameter kekeruhan air dengan batasan nilai persentase 0-33 %, 34 -66%, dan 67-100% . PWM high power LED bekerja dengan persentase 25% apabila turbidity < 33%, persentase 50% apabila turbidity > 33%, dan persentase 100% apabila turbidity ? 66%. Penggunaan sensor turbidity yang dihubungkan dengan Arduino uno digunakan Sebagai media pengontrol karna sudah dilengkapi dengan modul sinyal analog untuk mengukur kekeruhan air. berdasarkan penerapaanya high power LED warna hijau menghasilkan sebesar 6 ons dan high power LED warna putih 2,5 ons.} }