@thesis{thesis, author={Carry Anggun Simanjuntak and Glory Yolanda Yahya and Risandi Dwirama Putra}, title ={ANALISIS KONSEP MARITIME SECURITY DALAM IMPLEMENTASI INTERNATIONAL SAFETY MANAGEMENT (ISM) CODE DI KSOP KELAS II TANJUNGPINANG}, year={2021}, url={http://repositori.umrah.ac.id/2100/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi ISM Code di KSOP Kelas II Tanjungpinang melalui Konsep Maritime Security. ISM Code telah diratifikasi sejak tahun 1994 oleh Indonesia dan diberlakukan di setiap wilayahnya termasuk Kepulauan Riau. Kepulauan Riau dengan luas wilayahnya hampir 96% merupakan laut dan berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia dalam aktivitas transportasi laut, serta memiliki peran strategis dalam lalu lintas perdagangan internasional. Implementasi ISM Code ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keselamatan dan mencegah terjadinya kecelakaan dan pencemaran sebagaimana yang telah diatur oleh International Maritime Organization. Metode penelitian yang digunakan untuk melihat implementasi ISM Code adalah kualitatif dilakukan melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Lokasi dan objek penelitian ialah KSOP Kelas II Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Data yang diperoleh disusun secara sistematis dan dianalisis secara kualitatif. Analisis efektivitas rezim internasional dan maritime security digunakan untuk menjawab implementasi ISM Code di KSOP Kelas II Tanjungpinang. Implementasi ISM Code di KSOP Kelas II Tanjungpinang sangat perlu diperhatikan untuk dapat menjamin terlaksanana kegiatan angkutan laut yang aman sebagaimana yang telah diatur oleh IMO dan diratifikasi di setiap wilayah Indonesia. Masih diperlukannya pengoptimalan fungsi setiap aktor maritim yang memiliki tanggung jawab secara hukum. Juga diperlukannya perubahan fokus dan pemahaman serta kesadaran akan pentingnya Maritime Security. Pengoptimalan sumber daya dan fungsi secara terus menerus, menekankan upaya yang preventif dan represif sehingga tidak adanya ancaman akan pelanggaran hukum yang dilakukan secara berulang di wilayah laut yang berbatasan secara langsung} }