@thesis{thesis, author={Alvin Agustian and Nazaki Nazaki and Nur Aslamaturrahmah Dwi Putri}, title ={PENGAWASAN PEMERINTAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU TERHADAP PENGGUNAAN OBAT BIUS (POTASIUM) OLEH NELAYAN TRADISIONAL DI KECAMATAN BUNGURAN UTARA}, year={2021}, url={http://repositori.umrah.ac.id/2298/}, abstract={Permasalahan yang terjadi dikecamatan bunguran utara adalah belum optimalnya pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah provinsi kepulauan riau, masih ada nelayan tradisional yang melakukan penangkapan ikan menggunakan obat bius dengan cara yang mudah tapi hasil yang menguntungkan, dikecamatan bunguran utara belum ada kelompok masyarakat pengawas (pokmaswas) dan penyuluh perikanan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengawasan pemerintah provinsi kepulauan riau dalam penggunaan obat bius (potasium) oleh nelayan tradisional dikecamatan bunguran utara, penulis mengacu pada teori pengawasan dari siagian yang terdiri dari pemantauan, pemeriksaan, penilaian, dan pengamatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penulis menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi demi memperoleh data untuk melihat pengawasan pemerintah provinsi kepulauan riau terhadap penggunaan obat bius (potasium) oleh nelayan tradisional dikecamatan bunguran utara. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pengawasan pemerintah provinsi kepulauan riau terhadap penggunaan obat bius (potasium) oleh nelayan tradisional di kecamatan bunguran utara belum dilakukan, bisa dilihat dari pemantauan, pemeriksaan, penilaian, dan pengamatan yang dilakukan oleh dinas kelautan dan perikanan provinsi kepulauan riau masih terdapat kendala, adapun kendala yang dihadapi ialah dimana SDM pengawas yang terbatas, armada pengawas yang masih kurang dan sulitnya menemukan barang bukti nelayan tradisional yang menggunakan obat bius terkecuali tertangkap tangan} }