@thesis{thesis, author={Febrian Febrian and Prabu Septo Wijario and Rezky Ramadhona}, title ={Pengembangan Multimedia Pembelajaran Berbasis Etnomatematika Corak dan Desain Melayu pada Materi Transformasi Geometri untuk Kelas IX SMP/MTs}, year={2021}, url={http://repositori.umrah.ac.id/2323/}, abstract={Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan multimedia pembelajaran berbasis etnomatematika corak dan desain Melayu menggunakan Adobe flash yang valid dan praktis untuk pembelajaran matematika di SMP/MTs pada materi pokok transformasi geometri. Alasan diambil judul tersebut karena pembelajaran matematika masih dianggap sulit. Ini disebabkan karna siswa hanya berpatokan kepada guru tanpa media pembelajaran yang khusus. Selain itu, disebabkan karenakan pembelajaran diberikan kepada siswa secara formal melalui rumus-rumus saja, jarang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, peneliti mengembangkan multimedia pembelajaran berbasis etnomatematika corak dan desain Melayu serta menggunakan komputer atau laptop yang dapat dibuat dengan bantuan perangkat lunak (Software). Salah satu perangkat lunak yang dapat digunakan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran adalah Adobe flash. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D), menggunakan model penelitian dan pengembangan 4D (Four-D model). Kemudian kualitas media pembelajaran Adobe flash dinilai berdasarkan aspek validitas melalui angket oleh ahli materi dan ahli multimedia serta aspek praktikalitas melalui angket respon guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian, multimedia pembelajaran dikembangkan dengan tahap Define (pendefinisian), Design (perancangan), Development (pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran) yang disingkat dengan 4D, tetapi pada penelitian kali ini hanya dilakukan hingga tahap ketiga atau Development (pengembangan). Hasil yang didapat dari penilaian kualitas oleh ahli materi dan ahli multimedia pembelajaran dinyatakan sangat valid dengan rata-rata sebesar 93%, serta sangat praktis dengan rata-rata angket respon guru dan siswa sebesar 99%.} }