@thesis{thesis, author={HENKY IRAWAN and MUZAHAR MUZAHAR and TONY DARMA LAKSONO}, title ={PENGARUH PENAMBAHAN JAHE Zingiber officinale rosc PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN KAKAP PUTIH Lates calcarifer}, year={2022}, url={http://repositori.umrah.ac.id/2433/}, abstract={Ikan kakap putih merupakan ikan yang mempunyai nilai ekonomis yang penting. Sebagai salah satu komoditas ekspor, permintaan jenis ikan ini cukup tinggi di pasar luar negeri. Asupan dan kebutuhan pakan ikan diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan dan imbuhan pakan diperlukan untuk meningkatkan efisiensi nilai nutrisi pakan seperti penambahan jahe pada pakan untuk memacu pertumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan jahe pada pakan terhadap pertumbuhan ikan kakap putih. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2021, pemeliharaan dilakukan di Kampung Madong, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu perlakuan A (Pakan tanpa penambahan jahe), B (Pakan dengan penambahan jahe 3 g/kg), C (Pakan dengan penambahan jahe 5,5 g/kg), D (Pakan dengan penambahan jahe 8 g/kg). Parameter yang diamati adalah pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan bobot harian, laju pertumbuhan panjang harian, rasio konversi pakan, efisiensi pakan, tingkat kelangsungan hidup, kualitas air dan harga nilai ekonomis. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) menggunakan SPSS 16.0 apabila (P<0.05) Maka dilakukan uji lanjut Duncan. Ikan kakap putih yang diberi pakan dengan penambahan jahe dapat dampak positif terhadap pertumbuhan dan dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup (SR) maupun parameter lainnya. Hasil penelitian didapatkan bahwa perlakuan D (pemberian pakan dengan penambahan jahe 8g/kg) merupakan perlakuan terbaik dengan nilai pertumbuhan bobot mutlak yaitu (27,13±0,36), pertumbuhan panjang mutlak (3,16±0,05), laju pertumbuhan bobot harian (0,90±0,01), laju pertumbuhan panjang harian (0,11±0,00), rasio konversi pakan (1,64±0,01), efisiensi pakan (60,99±0,31) dan tingkat kelangsungan hidup (93,33±0,00)} }