@thesis{thesis, author={Della Putri Maulida and Fatahurrazak Fatahurrazak and Hadli Lidya Rikayana}, title ={PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DAN HARGA JUAL PRODUK DENGAN METODE COST PLUS PRICING (Studi Kasus Pada Usaha O & G Bawang Goreng Kota Batam)}, year={2022}, url={http://repositori.umrah.ac.id/2582/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing dan penentuan harga jual dengan metode cost plus pricing pada usaha kerupuk O & G Bawang Goreng Kota Batam. Full costing merupakan metode penentuan biaya produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik variabel, dan biaya overhead pabrik tetap.Cost plus pricing adalah suatu metode dalam menetapkan harga jual produk dengan mengakumulasikan biaya total dan laba yang diinginkan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan pengamatan langsung di lapangan sehingga dilihat dari sudut pandang jenisnya, data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder (studi literatur). Hasil penelitian ini menunjukkan Perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing pada bulan Maret untuk kemasan 80 gram sebesar Rp. 7.554, untuk kemasan 180 gram sebesar Rp. 16.623, dan untuk kemasan 280 gram sebesar Rp. 25.961. Pada bulan April untuk kemasan 80 gram Rp. 7.565, untuk kemasan 180 gram Rp. 16.633, untuk kemasan 280 gram Rp. 25.968. Pada bulan Mei untuk kemasan 80 gram Rp. 7.580, untuk kemasan 180 gram Rp. 16.650, dan untuk kemasan 280 gram Rp. 25.996. Penetapan harga jual dengan metode cost plus pricing, jika mengikut besaran laba yang diharapkan (50%) maka harga jual untuk kemasan 80gr adalah sebesar Rp. 11.348, kemasan 180gr sebesar Rp. 24.953 dan kemasan 280gr sebesar Rp. 38.960} }