@thesis{thesis, author={Emmy Soilina and Marisa Elsera and Yunani Yunani}, title ={NILAI-NILAI SOSIAL KELUARGA DALAM PERNIKAHAN USIA DINI DI KELURAHAN SEDANAU KECAMATAN BUNGURAN BARAT KABUPATEN NATUNA}, year={2022}, url={http://repositori.umrah.ac.id/2697/}, abstract={Nilai-nilai sosial adalah nilai yang di anut oleh suatu masyarakat, mengenai apa yang di anggap baik dan apa yang di anggap buruk oleh masyarakat. Nilai sosial sering kali menjadi pegangan hidup oleh masyarakat luas dalam menentukan sikap di kehidupan sehari-hari, juga menjadi nilai hidup manusia dalam berinteraksi dengan manusia yang lainnya. Nilai-nilai sosial tidak diperoleh begitu saja saat ia lahir, namun dengan sistem nilai yang diajarkan oleh orang tua kepada anaknya dengan penyesuaian sana-sini. Setiap individu saat ia dewasa membutuhkan sistem yang mengatur atau semacam arahan untuk bertindak guna menumbuhkembangkan kepribadian yang baik dalam bergaul dan berinteraksi dengan masyarakat. Fenomena dalam hal ini dimana kurangnya perhatian orang tua terhadap anak yang menikah di usia dini, orang tua dengan sibuk bekerja di luar rumah mengakibatkan anak melakukan hal buruk dalam pergaulan bebas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara terstruktur dengan menggunakan pedoman wawancara dan observasi pasif tanpa terlibat terhadap informan. Adapun kriteria informan dalam penelitian ini adalah orang tua yang anakn ya menikah usia dini serta pendapat tokoh agama/masyarakat yang berada di Kelurahan/desa Sedanau. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai-nilai sosial keluarga dalam pernikahan usia dini di Kelurahan Sedanau. Hasil penelitian ini untuk menunjukkan bahwa menikah usia dini belum siap secara psikologis dan sosial ekonomi, karena belum mempunyai pekerjaan tetap sehingga kesulitan bisa memicu terjadinya permasalahan dalam rumah tangga} }