@thesis{thesis, author={Adji Suradji Muhammad and Nazaki Nazaki and Pardomuan Situmorang}, title ={STRATEGI PARTAI NASDEM DALAM PEMENANGAN PEMILU TAHUN 2019 DI KOTA TANJUNGPINANG (Studi Pemilihan Legislatif DPRD Kota Tanjungpinang)}, year={2022}, url={http://repositori.umrah.ac.id/2736/}, abstract={Pemilihan umum merupakan momentum yang paling tepat bagi partai politik untuk merealisasikan cita-cita politiknya untuk merebut ataupun mempertahanan jabatan poltiknya. Partai politik dan kandidat harus menyusun langkah taktik sebagai strategi untuk memperoleh kemenangan dalam Pemilihan umum. Peneltian ini mengkaji strategi politik pemenangan partai NasDem Tanjungpinang pada Pemilu legislatif tahun 2019 yang berhasil sebagai satu-satunya partai politik yang kenaikan kursinya paling signifikan sebanyak 4 kursi setelah sebelumnya pada Pemilu legislatif tahun 2014 tidak memperoleh kursi di kursi parlemen DPRD Kota Tanjungpinang. Metode penelitian ini yaitu deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang sudah di dapat dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan yang di peroleh dari penelitian ini berdasarkan jenis strateginya, partai NasDem Tanjungpinang dalam pemenangan Pemilu legislatif tahun 2019 menggunakan srategi ofensif untuk meyerang lawan politik degan mempeluas dan menembus pasar (masyarakat pengguna hak pilih) dengan mengunakan metode strategi segmentasi politik, targeting politik, positioning politik dan marketing politik caleg terpilih. Bagi partai politik strategi ofensif masih sangat relevan untuk bila dilakukan untuk memperoleh kemenangan ataupun mempertahankan kedudukan di jabatan politik dalam pelaksanaan Pemlihan umum. Hal tersebut di kerenakan strategi ofensif mengarahkan partai politik untuk memperluas pasar (masyarakat pengguna hak pilih) yang di pertimbangkan akan menyumbang suara bagi partai politik, hanya dengan suara yang banyak partai politik akan memeperoleh dan mempertahankan jabatan politik dalam Pemilihan umum.} }