@thesis{thesis, author={Nazaki Nazaki and Nur Aslamaturrahmah Dwi Putri and Shela Domora}, title ={DAMPAK KEBIJAKAN KENAIKAN KEPABEANAN DAN PAJAK TERHADAP E-COMMERCE DI KOTA BATAM}, year={2022}, url={http://repositori.umrah.ac.id/2741/}, abstract={Di Indonesia permasalahan pajak terhadap e-commerce, ini menjadi salah satu isu yang diperbincangkan termasuk di Kota Batam. Perkembangan teknologi banyak menciptakan perubahan di berbagai bidang, termasuk bidang ekonomi. Dunia online menjadi media baru untuk berinteraksi dan bertransaksi, termasuk masyarakat Indonesia. Pemberlakuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 199 tahun 2019 tentang ketentuan kepabeanan, cukai, dan pajak atas impor barang kiriman. Pemberlakuan tarif bea masuk untuk barang kiriman sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 199 tahun 2019, efektivitas yang cukup tinggi dalam meningkatkan penerimaan negara, menunjukkan bahwa pemberlakuan tarif sesuai dengan ketentuan tersebut masih dirasakan sesuai bagi para importir. Penurunan daya beli masyarakat akan berdampak pada penurunan nilai impor, karena sebagian besar penyumbang nilai impor merupakan barang rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori kebijakan publik menurut Leo Agustino (2006). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, studi lapangan (observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi). Teknik analisa data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian terhadap indikator tesebut maka hasil yang diperoleh dari kebijakan mengenai kenaikan kepabeanan dan pajak terhadap e-commerce di Kota Batam secara umum sudah berjalan dengan cukup baik, dilihat dari pencapaian tujuan dari peraturan tersebut telah tercapai, namun peraturan ini sangat berdampak pada pelaku usaha ecommerce yang menyebabkan banyaknya usaha-usaha yang mengalami penurunan bahkan penutupan sehingga perlunya dilakukan evaluasi dan peninjauan kembali.} }