@thesis{thesis, author={JAMHUR POTI and Muslim Hamdi and Rumzi Samin}, title ={ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM SOCIAL ENTREPRENEURSHIP YAYASAN KESEJAHTERAAN MADANI KEPULAUAN RIAU PADA KELOMPOK USAHA MADANI DI KOTA TANJUNGPINANG}, year={2022}, url={http://repositori.umrah.ac.id/2779/}, abstract={Dalam mengatasi masalah kemiskinan, pemberdayaan masyarakat merupakan cara yang selalu digunakan baik oleh instansi pemerintah ataupun instansi swasta dengan konsep yang berbeda salah satunya yaitu melalui Social Entrepreneurship. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan tentang implementasi serta faktor pendukung dan penghambat program Social Entrepreneurship Yayasan Kesejahteraan Madani pada Kelompok Usaha Madani di Kota Tanjungpinang. Penelitian ini merupakan penelitian yang berjenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi serta menggunakan teknik penunjang lainnya berupa studi kepustakaan, baik yang bersumber dari bahan cetak maupun non cetak, seperti buku, artikel, jurnal ilmiah dan sumber elektronik lainnya. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif yaitu memberikan fokus pada penyimpulan terhadap berbagai bukti empiris berdasarkan peristiwa yang terjadi di lapangan. Berdasarkan 3 indikator implementasi menurut Soren C. Winter ditemukan bahwa, pertama perilaku organisasi dan antar organisasi belum terlaksana secara optimal yang dibuktikan dengan adanya komitmen, namun koordinasi yang dilakukan masih bersifat umum belum spesifik terkait program, kedua perilaku birokrasi level bawah sudah berjalan secara optimal yang dibuktikan dengan adanya kontrol organisasi dan profesinalisme para pengurus dalam melaksanakan program, dan ketiga perilaku kelompok sasaran berjalan kurang optimal yang dibuktikan dengan berbagai respon negatif seperti ketidakaktifan penerima bantuan dalam pembinaan. Kesimpulannya bahwa implementasi program Social Entrepreneruship Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma) Kepulauan Riau di Kota Tanjungpinang belum berjalan secara optimal. Hal tersebut mengakibatkan tujuan akhir yang diharapkan dari implementasi program Social Entrepreneurship yang berupa kesejahteraan dan kemandirian masyarakat tidak tercapai sepenuhnya.} }