@thesis{thesis, author={IRVAN HASAN ASHARI and TRI APRIADI and WINNY RETNA MELANI}, title ={KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN IKAN EKONOMIS PADA KOLAM TAILING PASCA TAMBANG BAUKSIT DI SENGGARANG KOTA TANJUNGPINANG}, year={2019}, url={http://repositori.umrah.ac.id/308/}, abstract={Kolam tailing pasca tambang bauksit Senggarang memiliki potensi sumber pakan alami berupa fitoplankton dan zooplankton. Selain itu, kualitas perairan kolam tailing pasca tambang bauksit sudah mulai mendukung untuk kehidupan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan konsumsi ekonomis pemakan plankton pada kolam tailing pasca tambang bauksit, serta arahan pengelolaan kolam ini kedepannya. Penelitian dilaksanakan melalui percobaan di lapangan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Setiap perlakuan dilakukan 5 ulangan, dengan jumlah ikan sebanyak 6 ekor di setiap ulangan keramba. Monitoring kualitas perairan dan kelangsungan hidup ikan dilakukan pada hari ke-0, ke-10, ke-20, dan ke-30. Kelangsungan hidup ikan ekonomis di kolam tailing pasca tambang bauksit dari tertinggi hingga terendah secara berturut-turut yaitu ikan bawal (Colossoma macropomum) sebesar 97%, ikan nila (Oreochromis niloticus) sebesar 83%, dan ikan gurami (Osphronemus gouramy) sebesar 40%. Pertumbuhan panjang ikan dari yang tertinggi hingga terendah yaitu ikan gurami 0,223 cm, ikan bawal 0,037 cm, ikan nila 0,018 cm. Sementara itu seluruh jenis ikan yang diuji mengalami penurunan bobot dengan penurunan bobot dari yang terendah hingga tertinggi secara berturut-turut yaitu ikan gurami (-0,2310) gram, ikan nila (-0,4281) gram, dan ikan bawal (-1,3498) gram. Pengelolaan kolam tailing pasca tambang bauksit di Senggarang untuk kegiatan perikanan dapat dilakukan melalui kegiatan budidaya ikan bawal (Colossoma macropomum) dengan beberapa syarat seperti pengukuran daya dukung dan daya tampung, manajemen kualitas air, pakan, serta aspek teknis budidaya} }