@thesis{thesis, author={Jumsurizal Jumsurizal and Marwita Sari Putri and VICKY OCSANDY}, title ={KARAKTERISTIK ASAM LEMAK PADA BERUNOK (Paracaudina australis) DI PERAIRAN KABUPATEN KARIMUN, KEPULAUAN RIAU}, year={2019}, url={http://repositori.umrah.ac.id/332/}, abstract={Berunok (P. australis) merupakan salah satu biota laut yang belum banyak termanfaatkan secara optimal khususnya di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah dari berunok adalah melakukan penelitian mengenai Asam lemak yang terkandung dalam berunok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kandungan asam lemak paling tinggi dari daging berunok berdasarkan lokasi pengambilan yang berbeda di Kabupaten Karimun. Kandungan asam lemak berunok diuji dengan menggunakan gas chromatography. Komposisi proksimat Berunok dari Pantai pelawan terdiri atas kadar air 91,947%, kadar protein 4,310%, kadar lemak 0,122%, kadar abu 3,400%, dan kadar karbohidrat 0,181%. Komposisi proksimat Berunok dari Tanjung melolo terdiri atas kadar air 90,953%, kadar protein 3,977%, kadar lemak 0,240%, kadar abu 3,613% dan kadar karbohidrat 0,844%. Berunok dari masing-masing perairan mengandung 7 asam lemak. Kandungan asam lemak paling tinggi dari kedua jenis sampel berunok adalah asam linolenat yaitu 30,619% dan 31,989% asam lemak paling rendah antara kedua jenis sampel tersebut adalah asam laurat yaitu 0,271% dan 0%.} }