@thesis{thesis, author={GERCIANI MOWONG LAVIONITA and Kustiawan Kustiawan and Winarti Novi}, title ={STRATEGI KETERCAPAIAN KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM PEMILIHAN LEGISLATIF KOTA TANJUNGPINANG PERIODE 2019-2024}, year={2022}, url={http://repositori.umrah.ac.id/3536/}, abstract={Berdasarkan Undang-Undang No 7 Tahun 2017 Tentang Partai Politik, Dan Undang-Undang No 10 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Umum yang menyatakan bahwa menyertakan paling sedikit 30% keterwakilan perempuan dalam pemilihan legislatif dan pada kepengurusan partai politik. Dalam hal ini maka pemerintah sudah memberikan kesempatan dan upaya dalam pemenuhan keterwakilan pada perempuan, namun nyatanya masih banyak nya faktor yang berkaitan pada partisipasi perempuan dalam berpolitik yang dimana membuat posisi perempuan menjadi kurang dipandang dalam hal berpolitik sehingga dengan adanya peraturan tersebut diharapkan para perempuan dapat mendapatkan hak nya dan juga mempunyai semangat dalam berpolitik, khusunya pada lembaga legislatif. Pada pemilihan legislatif Kota Tanjungpinang periode 2019 terdapat sepuluh (10) partai politik yang berhasil mendudukan calon legislatif perempuannya, sehingga kalkulasi para anggota DPRD perempuan pada periode 2019-2024 mencapai sebelas (11) orang dengan jumlah presentase nya sebesar 36,67%. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Strategi Ketercapaian Keterwakilan Perempuan Dalam Pemilihan Legislatif Kota Tanjungpinang Periode 2019-2024. maka terdapat strategi yang dilakukan oleh partai politik pemenang tersebut dan juga tentu saja adanya pergerakan strategi per individu atau para calon legislatif yang menerapkan strategi mereka sendiri dalam pemilihan legislatif tersebut berlangsung. Dalam pemenuhan keterwakilan perempuan pada saat pemilu legislatif berlangsung terdapat teori strategi politik yang di cetuskan oleh Peter Schrorder. Dimana teori tersebut seperti teori Analisis situasi, Pengendalian strategi, Implementasi strategi, Rumusan strategi dan Evaluasi strategi. Dari teori tersebut maka akan didapatkan strategi dan juga pelaksanaannya yang dilakukan oleh partai politik pemenang dalam mencapai keterwakilan perempuan tersebut.} }