@thesis{thesis, author={Novi Novi and Solina Emmy and Syafitri Rahma}, title ={MAKNA PERNIKAHAN TA’ARUF (STUDI KASUS DI DESA TIANGAU KECAMATAN SIANTAN SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS}, year={2022}, url={http://repositori.umrah.ac.id/3645/}, abstract={Proses ta?aruf sudah tidak asing lagi, banyak masyarakat Tiangau yang menikah dengan ta?aruf. Praktek ini sudah dilakukan sejak tahun 2009 sampai sekarang, dimana ta?aruf dibawa pengaruh dari ustad yang menikah dengan salah satu anggota masyarakat Tiangau. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dengan sumber data, data sekunder dan data primer.Teknik analisa data dengan menggunakan konsep interaksionalisme simbolik. Hasil penelitian yaitu yang menikah dengan cara berta?aruf, ta?aruf ini muncul didesa Tiangau yaitu pada tahun 2009, pada saat itu didesa Tiangau kedatangan rombongan ustad dari jakarta mereka dari ustad golongan muhammadiyah, mereka sempat tinggal di Tiangau selama 6 bulan. Selama mereka tinggal di Tiangau ada salah satu ustad dari rombongan tersebut menikah dengan masyarakat Tiangau yaitu dengan cara berta?aruf. Pernikahan tersebut menjadi awal mula masyarakat mengenal ta?aruf, selain itu kriteria pasangan yang diharapkan dapat terpenuhi melalui ta?aruf,dimana dalam prosesnya setiap pihak diwajibkan bertukar biodata. Calon pasangan diberikan biodata calon pasangan, kemudian calon pasangan membaca atau melihat biodata yang diberikan tersebut. Hal ini menjadi dasar ta?aruf bisa dilanjutkan atau tidak. Pemaknaan yang terbentuk atas ta?aruf yakni pernikahan ini membawa nilai positif yaitu dapat terhindar dari perbuatan zina dan dosa.} }