@thesis{thesis, author={Nugraha Aditya Hikmat and Putra Risandi Dwirama and SAPUTRA ANTON CANDRA}, title ={Prevalensi Penyakit Karang Pada Ekosistem Terumbu Karang di Pesisir Pulau Bintan Timur}, year={2022}, url={http://repositori.umrah.ac.id/4048/}, abstract={Prevalensi penyakit karang merupakan salah satu penyebab terdegradasinya terumbu karang di suatu perairan. Terdapat banyak faktor yang dapat memicu terinfeksinya penyakit pada terumbu karang baik dari kondisi lingkungan itu sendiri maupun dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas manusia.Pentingnya penelitian ini dilakukan untuk menentukan prevalensi penyakit dan juga tutupan terumbu karang di perairan Bintan Timur. Pemilihan titik lokasi penelitian menggunakan metode purpossive sampling, Pengambilan data penyakit karang menggunakan metode Transek Belt. Penelitian di lakukan di 3 stasiun yaitu desa Malang Rapat, Teluk Bakau dan Kawal.Prevalensi penyakit karang yang ditemukan dari hasil pengamatan yang dilakukan di perairan Kawal memilki nilai sebesar 56,40%, di perairan Teluk Bakau memiliki nilai sebesar 51,69%,dan di perairan Malang Rapatmemilki nilai sebesar 69,96%. Jenis penyakit yang di temukan di perairan Bintan Timur antara lain UWS, WS, BrB, dan gangguan kesehatan lainnya berupa sediment damage, tumor, respon pigmentasi, alga overgrowth, dan spons. Penyakit karang yang paling banyak di temukan di perairan Bintan Timur sediment damage, alga overgro,white syndrome. Jenis life form karang yang paling banyak terinfeksi penyakit adalah dari jenis karang massive.} }