@thesis{thesis, author={Arieta Siti and Elsera Marisa and MANALU RANTI}, title ={PENYELESAIAN KONFLIK TANAH WARISAN PADA KELUARGA BATAK TOBA "SAPOPPARAN" DI KECAMATAN PAKKAT}, year={2023}, url={http://repositori.umrah.ac.id/4772/}, abstract={Sistem kekerabatan patrilineal masyarakat Batak Toba, kedudukan anak laki-laki dan perempuan memiliki tanggung jawab serta kedudukan yang berbeda. Begitu juga dalam hal pembagian tanah warisan, kedudukan perempuan sangat lemah. Hal ini yang akhirnya menimbulkan konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami penyelesaian konflik tanah warisan pada anggota keluarga sapopparan di Kecamatan Pakkat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara,observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Konflik oleh George Simmel yang berfokus pada bentuk konflik dan penyelesaian konflik yang terjadi pada setiap kelurga yang terlibat konflik tanah warisan keluarga. Berdasarkan hasil penemuan peneliti mendapati terdapat empat kasus konflik tanah warisan keluarga di Desa Karya Kecamatan Pakkat.Temuan penelitian ini menggambarkan bahwa anggota keluarga yang berkonflik terlibat konflik pribadi. Dalam penyelesaiannya, para anggota keluarga melibatkan kepala desa dan juga ketua adat sebagai fasilitator dan juga mediator. Keluarga yang terlibat konflik akhirnya memilih untuk berdamai namun meskipun setiap keluarga memilih untuk berdamai, beberapa anggota keluarga memilih untuk tetap menjaga jarak dengan anggota keluarga yang terlibat konflik. Dalam kesimpulan hasil penelitian ini terdapat dua penyelesaian konflik yang terjadi pada setiap keluarga yang terlibat konflik. Adapun penyelesaian yang di tempuh oleh setiap keluarga adalah melalui resolusi konflik dan rekonsiliasi konflik. Kata kunci : Penyelesain konflik, Tanah warisan, Keluarga Batak Toba} }