A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessionldb70sqk4clikk6ucoggnep2rr5qdv3b): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={NOVIKASARI NOVIKASARI},
title ={EVALUASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOTA LAYAK ANAK DALAM PENANGANAN KORBAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK DI KOTA TANJUNGPINANG},
year={2023},
url={http://repositori.umrah.ac.id/4910/},
abstract={Kebijakan Pengembangan Kota Layak Anak merupakan salah satu cara yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk menjamin perlindungan dan pengasuhan anak serta hak-haknya melalui Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2021 tentang Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk melakukan Evaluasi Kebijakan Pengembangan Kota Layak Anak Dalam Penanganan Korban Kekerasan Seksual Pada Anak Di Kota Tanjungpinang dengan menggunakan teori William N. Dunn, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dengan informan sebanyak 11 orang serta menggunakan teknik dan alat pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) efektivitas pelaksanaan Kebijakan Pengembangan KLA sudah efektif ditandai dengan sosialisasi ke masyarakat, kelurahan dan sekolah juga bekerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang bersangkutan (2) efisiensi belum optimal dikarenakan anggaran yang disediakan oleh Pemerintah yang masih kurang oleh DP3APM Kota Tanjungpinang (3) kecukupan belum optimal ditandai dengan kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas (4) perataan yang sudah optimal ditandai dengan masyarakat Kota Tanjungpinang dapat merasakan adanya kebijakan tersebut melalui pendidikan pengasuhan oleh orangtua pada anak/parenting, adanya pengupayaan kawasan bebas asap rokok bagi perempuan dan anak-anak, dan adanya sekolah ramah anak (5) responsivitas sudah optimal ditandai dengan adanya pencegahan dan penanganan anak-anak yang menjadi korban dan pelakunya di pastikan mendapat proses hukum melalui UPTD PPA (6) ketepatan pelaksanaan belum terlaksana secara optimal karena masih banyak masyarakat belum tahu adanya kebijakan tersebut. Kesimpulan dari Evaluasi Kebijakan Pengembangan Kota Layak Anak Dalam Penanganan Korban Kekerasan Seksual Pada Anak Di Kota Tanjungpinang yaitu pada aspek efektivitas, perataan dan responsivitas dinilai sudah optimal sedangkan aspek efisiensi, kecukupan dan ketepatan dinilai belum optimal. Dengan demikian, pelaksanaan Kebijakan Pengembangan KLA dinilai belum optimal karena harus ditingkatkan dengan melakukan sosialisasi secara merata dan terus melakukan pengembangan dalam pelaksanaan Kebijakan Pengembangan Kota Layak Anak.}
}