@thesis{thesis, author={Azizah Diana and LESTARI AULIA and Zulfikar Andi}, title ={PROFIL ORTOFOSFAT DI PESISIR KECAMATAN TANJUNGPINANG KOTA DAN TELUK BINTAN}, year={2023}, url={http://repositori.umrah.ac.id/5054/}, abstract={Kecamatan Tanjungpinang Kota dan Teluk Bintan terletak di pesisir Pulau Bintan. Kecamatan Tanjungpinang Kota merupakan kawasan yang bersifat multifungsi sedangkan di Pengujan Teluk Bintan masih terdapat lokasi alami dan aktivitas antropogenik. Adanya aktivitas antropogenik memengaruhi nilai konsentrasi ortofosfat (PO43-) di perairan. Akumulasi ortofosfat secara berlebih dapat mengganggu proses oksidasi hara di perairan dan menurunkan kualitas perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai konsentrasi ortofosfat dan menyajikan profil ortofosfat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengukuran beberapa parameter dilakukan secara in-situ (DO, suhu, dan salinitas) dan ex-situ (ortofosfat dan kekeruhan). Penentuan titik ditentukan dengan metode sistematik random sampling yaitu sebanyak 19 titik di Kecamatan Tanjungpinang Kota dan 21 titik di Kecamatan Teluk Bintan. Parameter pendukung yaitu suhu, oksigen terlarut, salinitas, kedalaman, dan kekeruhan. Peta profil distribusi diolah menggunakan QGIS versi 3.28.1. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi ortofosfat di kedua lokasi bernilai tidak memenuhi batas baku mutu perairan menurut PP No. 22 Tahun 2021 lampiran VIII tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Baku Mutu Air Laut untuk biota laut. Rerata ortofosfat di Tanjungpinang Kota yaitu 0,063 mg/L dan 0,142 mg/L untuk Kecamatan Teluk Bintan. Profil ortofosfat- di Tanjungpinang Kota maupun Teluk Bintan terdistribusi tidak merata pada beberapa titik yang mengindikasikan ada kawasan perairan yang mengalami akumulasi ortofosfat dibandingkan titik sampling lainnya.} }