@thesis{thesis, author={Fatahurrazak Fatahurrazak and Jack Febriand Adel and Muhammad Nanda Saputra}, title ={PENGARUH NILAI PERALATAN KAPAL DAN ALAT TANGKAP TERHADAP INCOME NELAYAN DI KELURAHAN SEI ENAM KECAMATAN BINTAN TIMUR KABUPATEN BINTAN}, year={2020}, url={http://repositori.umrah.ac.id/569/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai peralatan kapal dan alat tangkap terhadap income nelayan di Kelurahan Sei Enam Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh nelayan yang ada di Kelurahan Sei Enam Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan. Metode pengambilan sampel penelitian ini adalah purposive sampling dan didapatkan 34 sampel yang memenuhi kriteria yang digunakan didalam penelitian ini, penelitian ini menggunakan SPSS 25. Periode penelitian pada bulan Oktober dan November 2019. Hasil uji dari spss mendapatkan bahwa nilai peralatan kapal memiliki tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 sedangkan nilai thitung sebesar 4,286 > ttabel 1,99714. Hal ini dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak yang artinya nilai peralatan kapal berpengaruh terhadap income nelayan. Lalu alat tangkap memiliki tingkat signifikansi 0,159 > 0,05 di nilai thitung sebesar 1,425 < ttabel 1,99714. Hal ini dapat disimpulkan bahwa H2 tidak diterima dan H0 gagal ditolak yang artinya alat tangkap tidak berpengaruh terhadap income nelayan. Sedangkan nilai peralatan kapal dan alat tangkap terhadap income nelayan secara simultan diperoleh hasil Fhitung sebesar 12,907 sedangkan Ftabel sebesar 3,14 Fhitung > Ftabel dengan angka signifikasinya 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). Nilai Fhitung lebih besar dari pada nilai Ftabel serta tingkat signifikansinya yang lebih kecil dari 0,05 menunjukkan bahwa model penelitian dengan nilai peralatan kapal dan alat tangkap secara bersama-sama dapat mempengaruhi variabel dependen yaitu income nelayan. variabel independen (nilai peralatan kapal dan alat tangkap) dalam penelitian ini mampu menjelaskan sebesar 26,2% terhadap variabel dependennya yaitu income nelayan. Sedangkan selebihnya sebesar 73,8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini} }