@thesis{thesis, author={ASRIANINGSIH DEWI and Hendrayady Agus and Okparizan Okparizan}, title ={PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA PELAYANAN PENGURUSAN PASPOR DI KANTOR IMIGRASI KELAS II TPI TANJUNG BALAI KARIMUN}, year={2023}, url={http://repositori.umrah.ac.id/6395/}, abstract={Penelitian ini didasari pada permasalahan yang terjadi dalam pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun sebelum diterapkannya Aplikasi APAPO dan M-Paspor sehingga pengawasan dan pelayanan yang dihadapi para pemohon pengurusan paspor seperti kepastian pelayanan yang kurang efektif, efisiensi kinerja kelembagaan yang tidak efisien, masalah antrian di biro pelayanan yang lamban, dahulunya masyarakat harus mengantri lama untuk mengurus paspor namun terkadang juga belum jelas layanannya, setelah diterapkannya sistem Aplikasi Pendaftaran Antrean Paspor Online, masih kurangnya kuota layanan yang diberikan untuk mengurus paspor dan tidak bisa mengatur jadwal hari dan waktu. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun menerapkan Teknologi Informasi yang berbasis sistem Aplikasi dan beberapa inovasi layanan seperti Ramah HAM, Eazy Passport, Sipalang dan Sijamat merupakan langkah untuk mempermudah dalam proses pelayanan pengurusan paspor yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui dampak sesudah diterapkannya Teknologi Informasi pada Pelayanan Pengurusan Paspor dan menggunakan pendekatan atau jenis deskriptif kualitatif dengan paradigma yang digunakan ialah kritis yaitu sebagai sebuah paradigma alternatif terkait kemasyarakatan yang tujuannya mengkritisi dan menjustifikasi status quo yang ada di masyarakat serta memberikan alternatif pengetahuan untuk bisa menghasilkan tatanan sosial yang lebih baik dengan adanya penerapan teknologi informasi pelayanan berbasis aplikasi. Teori yang digunakan oleh Sangkala (2013) yang di analisis terdapat 5 indikator atau strategi utama inovasi didalam sektor pemerintahan yaitu: Layanan Terintegrasi, Desentralisasi Layanan dan Monitoring Layanan, Pemanfaatan Kerjasama, Pelibatan Warga Negara, dan Pemanfaatan Teknologi Komunikasi dan Informasi. Instrument pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi dan triangulasi data. Hasil dari temuan penelitian menunjukkan bahwa dampak dari diterapkannya teknologi informasi pada pelayanan pengurusan paspor dapat dikatakan sudah berjalan dengan optimal dan sebagai alternative sejauh ini pada penerapannya, walaupun terkadang pada sistemnya bisa mengalami kendala untuk menentukan jadwal dikarenakan jaringan yang tentunya tidak stabil, dapat dilihat bahwa pelayanan yang diberikan sudah terintegrasi dan berdasarkan SOP yang ada serta membawa kemudahan yang dirasakan oleh masyarakat.} }