@thesis{thesis, author={Arieta Siti and FADLI MUHAMMAD and Wahyuni Sri}, title ={STRATEGI BERTAHAN HIDUP PARA NELAYAN DI WILAYAH PERBATASAN BATAM-SINGAPURA}, year={2023}, url={http://repositori.umrah.ac.id/6421/}, abstract={Para nelayan di perbatasan di hadapkan oleh masalah kesulitan dalam mencukupi kehidupan sehari-hari mereka karena adanya dinamika seperti area tangkap terbatas, harga jual ikan yang tidak maksimal yang terjadi pada kaum nelayan di Kelurahan Pemping Kecamatan Belakang Padang Batam. karena secara historis nelayan yang ada di Kelurahan Pemping merupakan nelayan tangkap yang bisa masuk ke perairan Singapura untuk menangkap ikan maupun menjual langsung ke pasar ikan Singapura, namun saat ini karena ketatnya peraturan oleh kedua Negara sehingga nelayan sudah tidak bisa untuk menangkap maupun menjual hasil tangkapan secara langsung ke Singapura. Adapun terori yang digunakan adalah modal sosial Prancis Fukuyama sebagai pisau analisis dalam penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Kepercayaan sesama nelayan dalam mendapatkan pekerjaan berupa pekerjaan, meminjamkan dan meminjam uang. kedua nilai dan norma yang yang diterapkan didalam masyarakat diantaranya menjaga silaturahmi, tolong-menolong, perasaan senasib sepenanggungan. jaringan sosial sosial yang terjalin di antara nelayan, kerabat, dan tetangga digunakan untuk mendapatkan informasi keberadaan potensi ikan, lowongan untuk mendapatkan pekerjaan, serta mendapatkan informasi akses jual ke tengkulak dengan harga yang relatif tinggi. Serta adanya strategi-strategi yang lain dalam bentuk menambah jam kerja, mencari pekerjaan sampingan dan memanfaatkan potensi keluarga yang ada dalam satu rumah sebagai contoh istri nelayan yang terlibat beperan sebagai pencari nafkah dalam pemenuhan kebutuhan keluarga. Kata Kunci: Nelayan, Perbatasan, Modal sosial, Penghidupan} }