@thesis{thesis, author={Arieta Siti and PUTRI SALSA OVELLIA and Wahyuni Sri}, title ={LABELING TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM DI TANJUNGPINANG}, year={2023}, url={http://repositori.umrah.ac.id/6438/}, abstract={Adanya pelabelan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), dimana pelabelan terbentuk karena adanya reaksi dari masyarakat terhadap perilaku yang dilakukan oleh anak sehingga akan berdampak terhadap perilaku anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dimana penelitian dilakukan dengan menentukan informan melalui teknik purposive sampling atau menentukan kriteria informan terlebih dahulu. Sumber data yang digunakan adalah sumber data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah anak yang melakukan perbuatan yang melanggar hukum memiliki sebab-sebab yang melatar belakanginya, baik secara internal maupun eksternal. Anak yang telah mendapat pelabelan akan hidup sesuai dengan label yang diterimanya. Menggunakan teori labeling dari Edwin M. Lemert yakni bahwa perbuatan menyimpang bukan menjadi penyebab munculnya reaksi dari masyarakat. Akan tetapi seseorang dapat termotivasi untuk melakukan perbuatan menyimpang karena adanya reaksi dan sanksi sosial dari masyarakat salah satunya dengan memberikan cap atau label kepada seseorang. sehingga dengan adanya sanksi sosial tersebut maka mendorong seseorang untuk melakukan suatu penyimpangan. Maka dengan pelabelan yang diberikan oleh masyarakat kepada anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) menyebabkan anak untuk melakukan kembali perbuatan menyimpang sesuai dengan label yang diterimanya, meskipun ketika mereka sudah menunjukkan perubahan kearah yang lebih baik. Pelabelan ini juga menyulitkan anak untuk kembali beresosialisasi dan memberikan dampak buruk bagi anak di masa yang akan datang. Kata kunci: Pelabelan, Anak, Hukum} }