@thesis{thesis, author={Fauzan Riyadi Sayed and Pratiwi Hanissa and Setiawan Azhari}, title ={EKSPLORASI JALUR PENYELUNDUPAN NARKOTIKA DI SELAT MALAKA: STUDI KASUS GARIS PANTAI TIMUR SUMATERA UTARA}, year={2024}, url={http://repositori.umrah.ac.id/6971/}, abstract={Penyelundupan narkoba yang masuk ke wilayah pantai timur Sumatera Utara diselundupkan melalui pelabuhan resmi dan pelabuhan tidak resmi. Instansi maritim yang memiliki kewenangan penegakan hukum di laut masih belum maksimal dalam pemberantasan penyelundupan narkoba lewat laut. Hal ini ditandai dengan masih sangat maraknya penyelundupan narkoba yang masuk melalui wilayah perairan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kontribusi Pemerintah Sumatera Utara dan aparat penegak hukum dalam penanganan penyelundupan narkoba melalui jalur laut di wilayah tersebut. Melalui metode kualitatif deskriptif, ditemukan bahwa keterlibatan Pemerintah Sumatera Utara dan aparat penegak hukum telah positif dalam menangani kasus-kasus penyelundupan narkoba di wilayah tersebut. Meskipun demikian, terdapat hambatan yang dihadapi oleh aparat penegak hukum seperti kurangnya sarana patroli dan keterbatasan sumber daya manusia yang mempengaruhi efektivitas kerja mereka dalam menangani kasus-kasus tersebut. Dari penelitian tersebut terungkap bahwa langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Sumatera Utara dan aparat penegak hukum dalam mengatasi penyelundupan narkoba melalui jalur laut sudah cukup komprehensif. Mereka telah mengimplementasikan berbagai strategi yang mencakup kompleksitas dari kejahatan penyelundupan narkoba, yang merupakan jenis kejahatan blue crime. Upaya-upaya dalam menangani aspek-aspek kejahatan terkait mobilitas, arus kriminal, dan bahkan kejahatan lingkungan telah dilakukan untuk memberantas dan mencegahnya. Namun, terdapat keterbatasan dalam kapasitas yang dimiliki oleh aparat penegak hukum, terutama dengan semakin berkembangnya modus operandi yang digunakan oleh para penyelundup.} }