@thesis{thesis, author={Eka Ratih Asri and Lidya Rikayana Hadli and Sukma Azwita}, title ={ANALISIS PENERAPAN METODE FULL COSTING DAN VARIABLE COSTING DALAM PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI SEBAGAI DASAR PENETAPAN HARGA JUAL PADA KERUPUK KRETEK IKAN TENGGIRI CON DESA KEBUN NYIUR KECAMATAN SINGKEP}, year={2024}, url={http://repositori.umrah.ac.id/7201/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing dan metode variable costing dan penetapan harga jual menggunakan metode cost plus pricing pada usaha Kerupuk Kretek Ikan Tenggiri Con. Full costing merupakan metode penentuan biaya produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik yang berperilaku tetap dan variabel. Variable costing merupakan penentuan biaya produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik variabel. Metode cost plus pricing adalah metode penetapan harga jual dengan mengakumulasikan biaya total dan laba yang diinginkan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan pengamatan langsung dilapangan. Penelitian ini menggunakan dua jenis sumber data yaitu data primer dan data skunder. Hasil penelitian ini metode full costing harga pokok produksi sebesar Rp.76.835 dan metode variable costing Rp.76.698. Harga jual metode cost plus pricing dengan metode full costing Rp.115.628 perkilo gram dan Rp.23.126 perkemasan, sedangkan metode variable costing Rp.115.423 perkilo gram dan Rp.23.085 perkemasan, dengan masing-masing persentase laba 50%. Setelah dilakukan perbandingan, harga jual menggunakan metode perhitungan harga pokok produksi dengan metode full costing lebih besar karena memperhitungkan seluruh biaya baik yang berperilaku tetap maupun variabel.} }