@thesis{thesis, author={Asmaul Husna and Inge Lengga Sari Munthe and Wilman Denata}, title ={ANALISIS BIAYA PRODUKSI IKAN BILIS DAN BREAK EVEN POINT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA DI DESA PENGUDANG KECAMATAN TELUK SEBONG KABUPATEN BINTAN}, year={2020}, url={http://repositori.umrah.ac.id/725/}, abstract={Penelian ini bertujuan untuk mengetahui analisis biaya produksi dan Break Even Point sebagai alat perencanaan laba pada usaha nelayan dalam memproduksi Bilis Kering di Desa pengudang. Variabel yang digunakan adalah Break Even Point, biaya, pendapatan, dan perencanaan laba. Penelitian ini dilakukan di Desa Pengudang Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan selama 2 bulan. Penelitian menggunakan data primer hasil biaya Produksi Bilis kering, biaya operasional kelong dan pendapatan penjualan Bilis kering. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif-deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa besarnya rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan pada bulan April 2020 oleh nelayan desa pengudang sebesar Rp.2.162.302 dan pada bulan Mei 2020 sebesar Rp.3.191.121, dan rata-rata pendapatan yang harus diperoleh Nelayan untuk mencapai titik impas pada bulan April 2020 adalah sebesar Rp.824.057 dan pada bulam Mei 2020 sebesar Rp. 905.475, adapun rata?rata perencanaan laba yang dihasilkan pada Bulan April 2020 adalah sebesar Rp.5.848.972 dan pada bulan Mei 2020 sebesar Rp.9.985.323 hasil analisa peneliti rata-rata prosentase biaya produksi atas perencanaan laba adalah sebesar 38 persen pada bulan bulan April 2020 dan 33 persen pada bulan Mei 2020. Adapun Faktor-faktor yang mempengaruhi meningkatnya pendapatan dan hasil impas disebabkan karena pada bulan Mei 2020 aktivitas nelayan Kelong meningkat secara signifikan} }