@thesis{thesis, author={Jack Febriand Adel and Saed Rizki Yurian and Tumpal Manik}, title ={ANALISIS REVENUE COST RATIO, PAYBACK PERIOD DAN BREAK EVEN POINT UNTUK MENILAI KELAYAKAN USAHA PADA USAHA KERUPUK DIWILAYAH KELURAHAN SEI. LEKOP KECAMATAN BINTAN TIMUR KABUPATEN BINTAN}, year={2020}, url={http://repositori.umrah.ac.id/743/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk menilai biaya usaha dengan menggunakan analisis revenue cost ratio, payback period, dan break even point untuk menilai kelayakan usaha kerupuk diWilayah Kelurahan Sei. Lekop Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh usaha kerupuk diwilayah Kelurahan Sei.Lekop berjumlah 6 usaha. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sampling jenuh. Sampling jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi dijadikan sampel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai revenue cost ratio pada usaha pengolahan di kelurahan sei. Lekop dengan nilai rata-rata 1,95 artinya dari Rp.100 biaya yang dikeluarkan akan memperoleh pendapatan Rp.1.95. Nilai R/C tertinggi yaitu usaha kerupuk ikan tamban Pak Wito 2,16 dan yang terkecil yaitu keripik kari seafood Nurbaina 1,69. Sementara nilai analisis payback period berada diantara 0,93 bulan (28 hari) sampai 4,09 bulan (4 bulan 3 hari). Sedangkan nilai BEP dan BEP penjualan untuk kerupuk ikan tamban adalah sebesar 468 kg dengan pendapatan sebesar Rp.21.074.086 dan keripik kari seafood sebesar 176 pcs dengan pendapatan sebesar Rp.2.699.347. Pada tingkat jumlah produksi 20.059 kg dan 12.464 pcs dengan pendapatan sebesar Rp.902.655.000 dan Rp.203.635.000. Oleh karena itu seluruh usaha di Kelurahan Sei.lekop Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan menguntungkan dan layak untuk di kembangkan, karena nilai analisis revenue cost ratio > 1. Nilai analisis payback period dinyatakan layak Karena periode pengembalian lebih cepat dari periode pengembalian maksimal yang ditentukan oleh pelaku usaha. Dan BEP terdapat selisih yang cukup jauh antara nilai BEP unit dengan total produksi serta BEP penjualan dengan total penjualan} }