@thesis{thesis, author={EKA EKA and Fitriani Rita and Willian Nancy}, title ={SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK (NPAg) MENGGUNAKAN RUMPUT LAUT PADINA AUSTRALIS}, year={2024}, url={http://repositori.umrah.ac.id/7656/}, abstract={Nanopartikel adalah material berskala nano yang memiliki ukuran 1-100 nanometer. Nanopartikel dapat terbentuk secara alami atau melalui sintesis yang dilakukan oleh manusia. Sintesis nanopartikel perak bertujuan untuk mengetahui proses sintesis nanopartikel perak dengan jalur green synthesis menggunakan rumput laut padina australis serta menentukan konsentrasi ekstrak dan prekursor yang tepat dalam menghasilkan nanopartikel perak yang stabil. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan metode green synthesis memanfaatkan rumput laut padina australis sebagai bioreduktor dan AgNO3 sebagai prekursor, yang merupakan metode ramah lingkungan dan hemat biaya. Adapun alat dan bahan yang digunakan pada penelitian ini yaitu: neraca analitik, spatula, kaca arloji, galas kimia, corong, pipet tetes, hotplate magnetik stirer, kain saring, kertas saring, pipet filler, botol vial, labu ukur, spektrofotometer UV-Vis, oven, sebuk padina australis, aquades dan AgNO3. Prekursor yang digunakan pada penelitian ini terdapat tiga variasi yaitu 1, 3 dan 5 mM dengan perbandingan 5:5 dan 5:10 (mL/mL). Spektrofotometer UV-Vis digunakan mengukur panjang gelombang pada rentang 280-700 nm. Puncak gelombang yang diperoleh pada penelitian ini berkisar 422-446 nm, variasi konsentrasi ekstrak dan prekursor yang stabil yaitu variasi 3 mM 5:10 mL. Perubahan warna rumput laut padina australis dari cokelat pekat menjadi cokelat muda dan kemerahan merupakan indikasi terjadinya pembentukan nanopartikel perak.} }