@thesis{thesis, author={Bettiza Martaleli and FADLI MUHAMAD and Radzi Rathomi Muhamad}, title ={PREDIKSI CURAH HUJAN DI KOTA TANJUNGPINANG MENGGUNAKAN METODE SARIMA (SEASONAL AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE)}, year={2024}, url={http://repositori.umrah.ac.id/7739/}, abstract={Wilayah Provinsi Kepulauan Riau dikenal sebagai wilayah maritim dengan luas wilayah laut yang lebih besar daripada daratan. Kota Tanjungpinang, sebagai pusat pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau, memiliki beberapa daerah rawan bencana, termasuk banjir. Oleh karena itu, prediksi curah hujan menjadi penting untuk mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil prediksi serta akurasi model prediksi curah hujan bulanan di Kota Tanjungpinang menggunakan metode SARIMA. Data curah hujan bulanan dari BMKG digunakan dalam penelitian ini. Metode SARIMA (Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average) digunakan untuk memodelkan data musiman. Hasil pengujian menunjukkan bahwa akurasi pada data pengujian (testing) masih kurang baik, terlihat dari perbedaan antara data prediksi dan data pelatihan (training). Periode data 4 tahun (2013?2016) menunjukkan akurasi terbaik dengan MAPE 19,11% menggunakan model SARIMA (0, 1, 2)(2, 1, 0)12 Sedangkan penggunaan periode data 4 tahun (2017?2020) kurang optimal dengan MAPE 55,1%, menggunakan model SARIMA (0, 1, 1)(2, 1, 0)12 jika dibandingkan dengan tahun 2013-2016. Periode data 11 tahun (2012?2022) dan 9 tahun (2012?2020) memiliki akurasi prediksi tidak baik dengan MAPE 76,14% dan 64,7%, menggunakan model SARIMA (0,1,1)(0,1,1)12 dan SARIMA (1, 1, 1)(0, 1, 2)12. Secara keseluruhan, periode data yang lebih pendek dengan model yang tepat cenderung memberikan hasil prediksi yang lebih akurat.} }