@thesis{thesis, author={Idris Fadhliyah and Syakti Agung Dhamar and WIWIN WIWIN}, title ={KARAKTERISTIK MIKROPLASTIK PADA SEDIMEN DAN AIR LAUT DI PERAIRAN KECAMATAN GUNUNG KIJANG KABUPATEN BINTAN}, year={2024}, url={http://repositori.umrah.ac.id/7815/}, abstract={Sampah plastik yang tidak terkelola dengan baik dan dibuang ke lingkungan akan berakhir dengan masuk ke wilayah perairan. Hal ini menyebabkan masalah serius bagi ekosistem perairan dan kehidupan laut. Selain itu, sampah plastik yang terurai menjadi mikroplastik juga dapat ditemukan di sedimen perairan, sehingga semakin memperparah kondisi lingkungan. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk mengetahui karakteristik mikroplastik pada sedimen dan air laut di Perairan Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus hingga Desember Tahun 2023. Penentuan lokasi dengan teknik purposive sampling. Karakteristik mikroplastik dapat diperoleh dengan metode pengambilan sampel, kemudian melakukan analisis dilaboratorium dengan penghilangan bahan organik terlebih dahulu, selanjutnya melakukan analisis mikroskopis laboratorium dan pengidentifikasi karakteristik mikroplastik serta analisa polimer menggunakan Fourier Transform Infra-Red (FTIR). Hasil menunjukkan bahwa ditemukan tiga jenis mikroplastik pada sedimen maupun air laut yaitu fragmen, fiber, dan film. Warna yang ditemukan yaitu transparan, merah, biru, cokelat, dan hitam. Hasil dari analisa menggunakan Fourier Transform Infra-Red (FTIR) ditemukan empat jenis polimer, yaitu Polyamide (Nylon), Polyethylene terephthalate (PETE), Polypropylene (PP), dan Polystirene (PS). Mikroplastik yang paling banyak ditemukan pada sampel sedimen adalah jenis fiber dengan rata-rata total kepadatan 69,67 partikel/50 gram, dengan jenis film yang paling sedikit dengan rata-rata total kepadatan 14,00 partikel/50 gram dan pada sampel air laut paling banyak ditemukan adalah jenis fragmen dengan rata-rata total kepadatan 1,55 partikel/L, dengan jenis film yang paling sedikit dengan rata-rata total kepadatan 0,06 partikel/L. Perairan Kecamatan Gunung Kijang memiliki kepadatan mikroplastik yang menjadi polutan di perairan. Strategi yang komprehensif diperlukan untuk mengelola mikroplastik, yang mencakup kebijakan mengurangi sampah plastik, peningkatan teknologi untuk deteksi dan pemantauan, dan kampanye kesadaran masyarakat mengenai penggunaan plastik yang bertanggung jawab.} }