@thesis{thesis, author={Alfiandri Alfiandri and NOERIDHA NEELAM and Safitri Dian Prima}, title ={ADOPSI INOVASI MOBILE PASPOR (M-PASPOR) PADA MASYARAKAT DAERAH KEPULAUAN: PENDEKATAN UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY (STUDI PADA KANTOR IMIGRASI KELAS II TPI TANJUNG BALAI KARIMUN)}, year={2024}, url={http://repositori.umrah.ac.id/7844/}, abstract={Salah satu unsur penting dalam penerapan suatu inovasi pelayanan publik adalah adopsi masyarakat terhadap inovasi tersebut. Adopsi masyarakat terhadap inovasi pelayanan publik memegang peranan penting dalam menentukan keberhasilan penerapan inovasi tersebut, sehingga menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi masyarakat terhadap inovasi M-Paspor. Penulis menggunakan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) untuk mengidentifikasi faktor-faktor adopsi inovasi M-Paspor dengan menggunakan variabel performance expectancy, effort expectancy, social influence, dan facilitating conditions dalam melihat keinginan masyarakat untuk mengadopsi inovasi M-Paspor pada proses pelayanan paspor di Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Analisis Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan aplikasi SmartPLS 4.1.0.2 digunakan untuk menganalisis data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performance expectancy, social influence, dan facilitating conditions berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat untuk mengadopsi inovasi M-Paspor. Sementara, effort expectancy ditemukan tidak berpengaruh terhadap niat untuk mengadopsi inovasi M-Paspor. Hal ini menunjukkan bahwa niat, kemauan, dan keinginan masyarakat Kabupaten Karimun untuk mengadopsi inovasi M-Paspor dipengaruhi oleh 3 faktor, yaitu manfaat dan nilai tambah yang dirasakan dari penggunaan inovasi M-Paspor, dorongan dan saran dari lingkungan sosial mengenai penggunaan inovasi M-Paspor, dan ketersediaan fasilitas yang mendukung penggunaan inovasi M-Paspor. Saran yang dapat direkomendasikan adalah perlu dilakukan sosialisasi secara masif terkait testimoni positif penggunaan inovasi M-Paspor pada media sosial Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun, serta pengembangan pusat bantuan layanan M-Paspor untuk meningkatkan adopsi inovasi M-Paspor pada masyarakat Kabupaten Karimun.} }