@thesis{thesis, author={Sabriyati Deni and YANI RAHMA and Zulfikar Andi}, title ={PEMETAAN POTENSI BAHAYA BANJIR DI KOTA TANJUNGPINANG}, year={2024}, url={http://repositori.umrah.ac.id/7877/}, abstract={Pulau-pulau kecil mempunyai karakteristik yang unik, khususnya dalam kerentanan dan respon terhadap bencana hidroklimatologi. Kota Tanjungpinang, sebuah pulau kecil di Provinsi Kepulauan Riau, menghadapi risiko banjir yang cukup besar. Penelitian ini menilai tingkat bahaya banjir menggunakan enam parameter: curah hujan, penggunaan lahan, kemiringan lereng, jenis tanah, ketinggian, dan kepadatan vegetasi (NDVI). Tujuan penelitian ini untuk memetakan potensi bahaya banjir dan menganalisis dampaknya terhadap ekosistem pesisir. Data sekunder dan survei lapangan digunakan untuk validasi data, meliputi data administrasi, curah hujan, DEM, jenis tanah, citra Landsat 8, RDTR, dan saluran drainase. Tingkat bahaya banjir ditentukan menggunakan Additive Weighted Scoring Method (AWSM) pada software QGIS. Hasil penelitian ini mengkategorikan bahaya banjir menjadi lima kelas: sangat aman (17,55%), aman (17,52%), cukup aman (17,55%), tidak aman (27,08%), dan sangat tidak aman (20,30%), dengan mayoritas masuk dalam kategori tidak aman. Banjir di Kota Tanjungpinang dipengaruhi oleh curah hujan dengan intensitas tinggi, kemiringan lereng, jenis tanah dengan daya serap yang buruk, dan penggunaan lahan yang tidak tepat. Banjir berdampak pada sumber daya hayati seperti hutan bakau atau mangrove dan daerah penangkapan ikan, serta sumber daya non hayati seperti fasilitas umum, terutama di zona tidak aman dan sangat tidak aman. Penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk perencanaan mitigasi banjir di masa depan.} }