@thesis{thesis, author={KURNIA MALA and Lestari Febri and Sabriyati Deni}, title ={KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN SILVOEKOWISATA MANGROVE DI PERAIRAN KAMPUNG BAGAN KOTA BATAM, KEPULAUAN RIAU}, year={2024}, url={http://repositori.umrah.ac.id/7887/}, abstract={Indonesia merupakan negara kepulauan dengan sumber daya hayati salah satunya hutan mangrove. Salah satu dari sumberdaya di wilayah pesisir yang mendapat perhatian saat ini adalah ekosistem mangrove. Dari segi ekologi, mangrove berperan penting sebagai rantai makanan di laut, menunjang keberadaan beberapa jenis ikan, udang, dan moluska. Ekosistem mangrove, selain memiliki fungsi ekologis juga memiliki manfaat ekonomi yang cukup besar. Silvo-ekowisata mangrove adalah kegiatan ekowisata terintegritas dengan konservasi mangrove dan pemberdayaan masyarakat lokal sehingga masyarakat turut serta menikmati manfaat kegiatan pariwisata tersebut. Secara keseluruhan, kawasan mangrove memerlukan pertumbuhan yang matang tanpa mengorbankan statusnya sebagai pelestari dan pelindung lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian dan daya dukung silvo-ekowisata kawasan mangrove Kampung Bagan serta persepsi dan partisipasi kelompok pengelola kawasan mangrove Kampung Bagan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2023 sampai Januari 2024, di perairan Kampung Bagan, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik survei yang disesuaikan dengan objek penelitian. Terdapat 2 parameter pengujian yakni parameter ekologi dan parameter sosial. Hasil penelitian menunjukkan kesesuaian kawasan ekosistem mangrove Kampung Bagan Kota Batam sebagai kawasana silvo-ekowisata termasuk dalam kategori sesuai dengan nilai indeks kesesesuaian silvo-ekowisata 76,34%. Daya dukung kawasan silvo-ekowisata Kampung Bagan Kota Batam sesuai untuk kegiatan replanting yang berlangsung dengan jumlah pengunjung yang dapat ditampung yaitu 208 orang/hari. Persepsi terhadap pengembangan kawasan silvo-ekowisata menunjukkan hasil 69% sangat setuju dan 31% setuju. Selain itu, kelompok pengelola juga turut bersedia berpartisipasi dalam pengembangan kawasan silvo-ekowisata Kampung Bagan, Kota Batam dengan hasil analisis 62,10% sangat setuju dan 37,9% setuju} }