@thesis{thesis, author={Apriandi Azwin and Ilhamdy Aidil Fadli and SAPUTRA ALIM}, title ={UJI TOKSISITAS EKSTRAK SIPUT BLONGKENG (Telescopium telescopium) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT)}, year={2024}, url={http://repositori.umrah.ac.id/7897/}, abstract={Keong bakau (Telescopium telescopium) atau siput blongkeng merupakan hewan dari kelas Gastropoda yang biasa hidup ditanah berlumpur yang kaya akan bahan organik, mereka cendrung ditemukan di daerah yang dekat dengan wilayah pasang surut seperti muara sungai, estuari dan daerah mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bioaktif yang terdapat pada siput blongkeng (Telescopium telescopium), mengetahui pemisahan senyawa ekstrak siput blongkeng (Telescopium telescopium) menggunakan KLT dan mengetahui uji toksisitas siput blongkeng (Telescopium telescopium) dengan menggunakan metode BSLT. Penelitian dilaksanakan di bulan Maret sampai dengan Juni 2024. Pengambilan sampel di Mangrove Kampung Bugis, Tanjung pinang Kota, Kepulauan Riau. Sedangkan analisis dilaksanakan dilaboratorium Marine Chemistery dan Laboratorium Marine Biotechnology Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). Sebuah penelitian deskriptif laboratorik yang dilakukan secara kualitatif menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan Uji Bioaktif. Senyawa bioaktif pada ekstrak siput blongkeng (Telescopium telescopium) adalah alkaloid, saponin, dan uji biuret. Dari pemisahan kromatografi lapis tipis (KLT) terdapat 5 fraksi pada ekstrak siput blongkeng (Telescopium telescopium) dan uji toksisitas pada ekstrak siput blongkeng (Telescopium telescopium) menunjukan bahwa pada ekstrak siput blongkeng (Telescopium telescopium) ini bersifat toksik terhadap larva udang artemia salina leach.} }