@thesis{thesis, author={Irawan Dody and MEIRANI SASMITA and Wahyusari Ahada}, title ={ANALISIS SEMIOTIK MITOS PANTANG LARANG MASYARAKAT SEKANAK RAYA KELURAHAN TANJUNG SARI KECAMATAN BELAKANG PADANG KOTA BATAM}, year={2025}, url={http://repositori.umrah.ac.id/8502/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan bentuk dan makna semiotik dalam ungkapan pantang larang di desa Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang, Kelurahan Tanjung Sari, Kota Batam. Objek penelitian adalah Pantang larang Desa Sekanak Raya yang diperoleh dari informan. Metode penelitian ini adalah deskripsi dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan perekaman. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data, dan kesimpulan. Hasil analisis data yang diperoleh dari analisis semiotik Pantang Larang Desa Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang, Kelurahan Tanjung Sari, Kota Batam. Pantang larang wanita hamil terdapat ikon lima belas, indeks dua belas, simbol lima belas. Pantang larang perkataaan terdapat ikon satu, indeks empat, simbol empat. Pantang larang mata pencarian terdapat ikon satu, indeks dua, simbol tidak ada. Pantang larang saat dilaut terdapat ikon tiga, indeks sebelas, simbol lima belas. Pantang larang perempuan terdapat indeks empat, simbol enam. Dan terdapat dua pantang larang khas daerah belakang padang yaitu jangan membawa makanan berbentuk rantai nanti bisa ditenggelamkan hantu hangnadim dan pantangan untuk tidak mengatakan sumpah tidak akan saya pijak lagi tanah belakang padang padang ini.} }