@thesis{thesis, author={Febrianto Try and Ma'mun Asep and PASARIBU RHANDYAN VOVO}, title ={NILAI HAMBUR BALIK SEDIMEN DASAR PERAIRAN MENGGUNAKAN SINGLEBEAM ECHOSOUNDER SIMRAD EK15}, year={2025}, url={http://repositori.umrah.ac.id/8515/}, abstract={Sedimen dasar laut memiliki peran yang penting dalam kehidupan bawah laut, dikarenakan berbagai macam organisme akuatik menjadikan sedimen dasar laut sebagai rumah. Selain itu sedimen dasar laut juga tersusun dari beragam material termasuk bebatuan dan sedimen kecil. Untuk mengetahui jenis sedimen dasar laut dan nilai hambur balik nya dapat menggunakan alat akustik yang menggunakan gelombang suara. Tujuan penelitian ini untuk melihat nilai hambur balik sedimen dasar laut menggunakan alat akustik Singlebeam Echosounder Simrad EK15 dengan frekuensi 200 kHz. Perekaman data dilakukan menggunakan lajur survei paralel dan saat perekaman data akustik juga dilakukan pengambilan sampel sedimen sebagai ground truth dengan menyelam kedalam perairan sesuai dengan titik stasiun. Data perekaman akustik dasar perairan diekstrak menggunakan perangkat lunak echoview 40. Bertujuan untuk mengetahui nilai volume backscattering strength (SV), nilai SV digunakan untuk mendapatkan nilai surface backscattering strength (SS). Kemudian hasil dari ground truth dan nilai surface backscattering strength (SS) dianalisis dengan metode analisis regresi menggunakan program SPSS untuk mengetahui hubungan nilai hambur balik terhadap sedimen. Berdasarkan hasil hambur balik akustik di dasar perairan Desa Pengudang ditemukan 2 jenis sedimen fine sand dengan nilai SS sebesar -24.15 dB s/d -31.39 dB, dengan persentase 52,86%, jenis sedimen medium sand dengan nilai SS sebesar -18.69 dB s/d -23.44 dB dengan persentase 47,90%. Menurut hasil ground truth menunjukkan bahwa nilai SS sebesar -18.69 dB sampai -31.39 dB merupakan tipe sedimen sand. Berdasarkan hasil analisis regresi linier diperoleh koefisien determinasi (R²) sebesar 0,790. Hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa pengaruh antara variabel Gravel (Kerakal), Sand (Pasir), dan Mud (Lumpur) berpengaruh sebesar 79,0% terhadap nilai hambur balik akustik dan sisanya sebesar 21,0% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.} }