@thesis{thesis, author={ARIFIN ARIFIN and Putra Ardi and Winarti Novi}, title ={IMPLEMENTASI PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) KABUPATEN KARIMUN (STUDI KASUS DESA TELAGA TUJUH KECAMATAN DURAI)}, year={2025}, url={http://repositori.umrah.ac.id/8695/}, abstract={Implementasi program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS) program PAMSIMAS di Desa Telaga Tujuh awal masuk pada tahun 2017, mulai aktif tahun 2018, namun belum maksimal, dan tidak aktif pada tahun 2019-2020. Kemudian aktif lagi pada tahun 2021 sampai sekarang, dari hal tersebut ditemukan permasalahan dalam pelaksaanya, permasalahan program tersebut, yaitu: Sarana dan perasaran yang belum merata, aliran pipa untuk megalirkan air ke setiap rumah kurang maksimal atau lambat, air yang mengalir tidak menentu waktu megalirnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis poroses Implementasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Desa Telaga Tujuh Kecamatan Durai Kabupaten Karimun. adapun metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah Penelitian kualitatif deskriptif. Teori Implementasi kebijakan yang digunakan ialah teori Smith. Hasil penelitian ini yaitu pola interaksi ideal, dari segi sosialisasi dan pelatihan sudah terlaksanakan degan baik di Desa Telaga Tujuh, namun harus dilakukan sosialisasi dan pelatihan secara berkelajutan untuk meberikan pemahaman secara medalam. kelompok sasaran, program pamsimas belum sepenuhnya terpenuhi dari empat dusun yang ada di Desa Telaga Tujuh hanya 3 Dusun yang sudah masuk program pamsimas, dan untuk tiga dusun tersebut belum merasa puas kerna air mengalir dua hari sekali, untuk pertisipasi kelompok masyarakat sangat berperan aktif dalam melaporkan permaslahan. Badan-badan pelaksana, barkaitan degan pegelola program pamsimas sudah ada dibentuk oleh Desa Telaga Tujuh, namun ada sebagian pengurus tidak aktif hal ini mebuat penaganan keluhan masyarakat lambat terlayani. Faktor lingkugan, permaslah ekonomi mejadi kendala Desa Telaga Tujuh berkaitan pembayaran bulana. ada sebagian masyarakat yang tidak mempunyai meteran air harus membayar iuran sebesar 40 ribu dan tdak sesui dengan masyrakat yang mempunyai meteran air mereka membayar 30 ribu perbulan. Hal itu menujukan ketidak sesuai pembayaran degan pemakaian sehingga memberatkan dari segi ekonomi masyarakat. Sematara dari sigi politik, kementerianPUPR, angota dewan, pemerintah Desa, semua berkerjamasa membantu dalam kelancaran program pamsimas di Desa Telaga Tujuh.} }