@thesis{thesis, author={Apriadi Tri and Melani Winny Retna and PRATAMA RIZKI}, title ={INDEKS PENCEMARAN PERAIRAN KAMPUNG BUGIS KOTA TANJUNGPINANG}, year={2025}, url={http://repositori.umrah.ac.id/8697/}, abstract={Kampung Bugis merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang. Kawasan pesisir ini memiliki akvitas pemukiman padat penduduk dan jalur lalu lintas kapal yang masif yang secara langsung maupun tidak langsung dapat menyebabkan pencemaran dan penurunan kualitas perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualititas perairan dan indeks pencemaran perairan Kampung Bugis Kota Tanjungpinang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2024. Teknik penentuan titik sampel yang dilakukan adalah teknik random sampling, di mana pemilihan sampel dilakukan secara acak sebanyak 30 titik mengunakan Software Quantum GIS yang disebar secara acak di perairan Kampung Bugis dengan pertimbangan yang mana lokasi penelitian hampir memiliki karakteristik yang sama. Pengukuran parameter fisika, kimia dan biologi dilakukan secara in situ dan ex situ. Berdasarkan hasil pengukuran, paramater suhu, kekeruhan, pH, DO dan coliform masih memenuhi baku mutu berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 22 tahun 2021 lampiran VIII peruntukan untuk biota laut . Sedangkan parameter kecerahan, TDS, salinitas, amonia dan fosfat tidak memenuhi baku mutu berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 22 tahun 2021 lampiran VIII peruntukan untuk biota laut. Nilai indeks pencemaran perairan Kampung Bugis berada pada angka 5,76 menandakan terindikasi tercemar sedang. Dari hasil tersebut, Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan harus berkolaborasi dalam pengelolaan yang berkelanjutan untuk mencegah pencemaran di wilayah pesisir yang padat penduduk. Hal ini dapat dilakukan dengan menciptakan sistem pengumpulan dan pengolahan sampah yang efektif, membangun fasilitas sanitasi yang memadai, mengelola limbah rumah tangga secara tepat, dan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui pendidikan dan sosialisasi lingkungan. Selain itu, diperlukan juga penelitian dan pengembangan teknologi dan kerja sama dengan organisasi non-pemerintah untuk membuat program restorasi. Berdasarkan hasil tersebut, indeks pencemaran perairan Kampung Bugis tergolong tercemar sedang.} }