A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_session9kip6ddr9iitobt9j3ggtb29vo10ubij): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Alona Dwinata and Dzuriyatil ‘Afifah and Febrian Febrian},
title ={PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF
BERBASIS TEORI VAN HIELE UNTUK MENINGKATKAN
KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH PADA TOPIK
KOORDINAT KARTESIUS KELAS VIII
SMP NEGERI 3 BINTAN},
year={2019},
url={http://repositori.umrah.ac.id/883/},
abstract={Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan memecahkan
masalah siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model pembelajaran
kooperatif berbasis teori Van Hiele lebih tinggi daripada yang memperoleh
pembelajaran konvensional. Jenis penelitian pada penelitian ini yaitu quasi
eksperimen dengan design pretest-posttest control group design. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bintan tahun ajaran
2018/2019 yang terdiri dari 5 kelas dengan jumlah siswa 155 orang. Penelitian ini
menggunakan dua kelas sebagai kelas sampel yang diambil dengan menggunakan
teknik simple random sampling, yaitu kelas VIII E yang berjumlah 27 orang
sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D yang berjumlah 27 orang sebagai kelas
kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa
lembar observasi, soal tes kemampuan pemecahan masalah pada materi koordinat
kartesius, dan lembar angket langkah memecahkan masalah Polya.
Dari hasil analisis diperoleh rata-rata peningkatan kemampuan memecahkan
masalah kelas eksperimen sebesar 0,57, sedangkan rata-rata peningkatan
kemampuan memecahkan masalah kelas kontrol sebesar 0,38. Berdasarkan hasil
perhitungan uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-test pada taraf
signifikan 5% atau (? =0,05), diperoleh sig (2-tailed) sebesar 0,003. Dalam
penelitian ini menggunakan uji satu pihak (pihak kanan) diperoleh sig 0,0015
dimana p-value < ?, maka H
0
ditolak. Hal ini berarti peningkatan kemampuan
memecahkan masalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif
berbasis teori Van Hiele lebih tinggi daripada yang memperoleh pembelajaran
dengan konvensional}
}