@thesis{thesis, author={AISYAH SITI and Linda Waty Zen and Tetty Tetty}, title ={KELAYAKAN FINANSIAL USAHA BUDIDAYA PEMBESARAN UDANG VANNAMEI (LITOPEANEUS VANNAMEI) (STUDI KASUS YAYASAN RUPAT UTARA MADANI) KABUPATEN BENGKALIS}, year={2025}, url={http://repositori.umrah.ac.id/8849/}, abstract={Wilayah Indonesia potensi sektor perikanan yang besar meliputi penangkapanikan dan budidaya perikanan. Provinsi Riau merupakan provinsi yang memiliki potensi pengembangan perikanan budidaya pembesaran udang vannamei(Litopenaeus vannamei) yang besar. Salah satu usaha budidaya pembesaran udang vannamei (Litopeneus vannamei) yaitu usaha Yayasan Rupat Utara Madani yang berlokasi di Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis. Akibat terjadinya kenaikan harga pakan dan harga benur yang berdampak pada pendapatan, sehinga perlu melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pendapatan, kelayakan finansial usaha dari sisi B/C Ratio, Break Even Poin dan Payback Priod, serta analisis sensitivitas. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-April 2024 di Desa Suka Damai, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Rupat Utara, Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik pengambilam sampel secara Purposive sampling. Data penelitian diperoleh dari budidaya pembesaran udang vannamei (Litopenaeus vannamei) selama 3 tahun proses produksi. Hasil penelitian diketahui rata-rata pendapatan usaha selama 3 tahun sebesar Rp422.563.849. Kelayakan finansial usaha Budidaya Pembesaran Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) selama 3 tahun diperoleh B/C Ratio sebesar 0,52, BEP volume sebesar 13.423 kg, BEP harga sebesar Rp40.373,11 dan Payback Priod sebesar 6 tahun 3 bulan, maka dapat disimpulkan Yayasan RupatUtara Madani akan mengalami pengembalian biaya selama 6 tahun 3 bulan.Analisis sensitivitas pada kenaikan harga biaya variabel sebesar 10% diperoleh dB/C Ratio sebesar 0,44, BEP Volume sebesar14.165 kg, BEP Harga sebesarRp42.602 dan Payback Period menjadi 7 tahun 1 bulan. Dari penelitian ini disarankan untuk Yayasan Rupat Utara Madani agar melakukan peninjauankembali terhadap aspek keuangan dan memperbaiki manajemen usahanya} }